Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru sebut saling mengunjungi bentuk kerukunan
Kamis, 6 Juni 2019 17:28 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru (ANTARA News Papua / Alfian Rumagit)
Jayapura (ANTARA) - Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru menyebutkan saling mengunjungi atau bersilahturahmi antarwarga di daerah itu pada saat momentum Idul Fitri 1440 Hijriah merupakan bentuk dari kerukunan umat beragama.
"Itu merupakan bentuk kerukunan yang sudah terjalin sejak lama di Kota Jayapura," katanya di Kota Jayapura, Papua, Kamis.
Menurut dia, saling mengunjungi atau bersilahturahmi adalah bagian dari saling memaafkan dan saling bertukar cerita sehingga sejumlah pemahaman ataupun persoalan yang ada bisa diselesaikan dengan baik.
"Ini adalah contoh keberagaman. Dan sejak dari hari pertama, warga Kota Jayapura saling mengunjungi," katanya.
Berkaitan dengan perayaan Idul Fitri, mantan anggota DPRP itu mengajak agar segenap warga yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini (PNG) itu agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga tidak terpecah belah oleh ajakan yang merugikan.
"Harapannya warga tetap saling mendukung satu sama lain, saling menjaga, hidup berdampingan dan tetap menjaga kerukunan hidup satu sama lainnya. Saya juga menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri, mohon maaf lahir batin," kata Rustan Saru.
Pantauan di lapangan, sejak hari pertama Idul Fitri, kediaman Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru terus didatangi warga.
"Iya, hari pertama kemarin, saya bersama istri mengunjungi atau bersilahturahmi dengan Pak Wakil Wali Kota Jayapura," kata Nugi, salah satu warga Deplad Kanan, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.
Hingga di hari kedua perayaan Idul Fitri, warga Kota Jayapura dan sekitarnya masih saling berkunjung meski kota itu sempat diguyur hujan 30 menit lamanya, tapi hal itu tidak mengurangi niat warga untuk bersilahturahmi.
"Itu merupakan bentuk kerukunan yang sudah terjalin sejak lama di Kota Jayapura," katanya di Kota Jayapura, Papua, Kamis.
Menurut dia, saling mengunjungi atau bersilahturahmi adalah bagian dari saling memaafkan dan saling bertukar cerita sehingga sejumlah pemahaman ataupun persoalan yang ada bisa diselesaikan dengan baik.
"Ini adalah contoh keberagaman. Dan sejak dari hari pertama, warga Kota Jayapura saling mengunjungi," katanya.
Berkaitan dengan perayaan Idul Fitri, mantan anggota DPRP itu mengajak agar segenap warga yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini (PNG) itu agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga tidak terpecah belah oleh ajakan yang merugikan.
"Harapannya warga tetap saling mendukung satu sama lain, saling menjaga, hidup berdampingan dan tetap menjaga kerukunan hidup satu sama lainnya. Saya juga menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri, mohon maaf lahir batin," kata Rustan Saru.
Pantauan di lapangan, sejak hari pertama Idul Fitri, kediaman Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru terus didatangi warga.
"Iya, hari pertama kemarin, saya bersama istri mengunjungi atau bersilahturahmi dengan Pak Wakil Wali Kota Jayapura," kata Nugi, salah satu warga Deplad Kanan, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.
Hingga di hari kedua perayaan Idul Fitri, warga Kota Jayapura dan sekitarnya masih saling berkunjung meski kota itu sempat diguyur hujan 30 menit lamanya, tapi hal itu tidak mengurangi niat warga untuk bersilahturahmi.
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor : Editor Papua
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Jayapura serahkan bantuan keagamaan Rp100 juta bagi TK di Kotaraja
20 April 2026 19:01 WIB
Wali Kota Jayapura minta lurah jaga lingkungan dari pendulangan emas ilegal
05 January 2026 6:31 WIB
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Pemprov Papua Selatan-Universitas Indonesia kerja sama bidang pendidikan program magister
18 April 2026 11:05 WIB