Wiranto sambangi Kemenko Polhukam terkait persiapan ganti kabinet
Senin, 21 Oktober 2019 17:51 WIB
Menko Polhukam Wiranto (tengah) menghadiri acara silaturahmi dengan keluarga besar Kemenko Polhukam di Jakarta, Sabtu (19/10/2019). Menko Polhukam Wiranto izin sementara meninggalkan perawatan di RSPAD Gatot Subroto untuk bersilahturahmi dengan keluarga besar Kemenko Polhukam jelang akhir masa tugas kabinet kerja periode 2014-2019. ANTARA FOTO/Humas Kememko Polhukam/hma/ama.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI Purn Wiranto kembali menyambangi kantor Kemenko Polhukam dalam rangka persiapan pergantian kabinet.
"Saya sengaja kemari untuk menata persiapan yang dilakukan dengan adanya pergantian kabinet," kata Wiranto kepada wartawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin.
Menurut dia, dirinya perlu menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai, sehingga tidak punya hutang (pekerjaan).
"Kegiatan-kegiatan yang belum selesai saya arahkan untuk disegerakan, sehingga tak punya hutang ya," kata mantan Panglima ABRI (TNI) ini.
Wiranto mengaku dirinya akan kembali ke Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto untuk melakukan perawatan.
"Saya memang keluar rumah sakit sementara, terus balik lagi, masih dalam perawatan," ucapnya.
Ketika ditanyakan terkait kemungkinan siapa yang akan menggantikan dirinya, Wiranto menyebut masih menunggu kepastiannya dari Presiden Jokowi.
"Belum tahu. Soal itu kita nunggu aja dulu," ucap Wiranto.
Sebelumnya, Wiranto sudah dua kali "izin" meninggalkan RSPAD tempatnya dirawat, yakni Sabtu (19/10) untuk menghadiri perpisahan dengan jajaran pegawai Kemenko Polhukam, namun sore harinya kembali di RSPAD.
Kemudian, Wiranto juga meninggalkan RSPAD, Minggu (20/10) siang, namun tidak diketahui tujuannya, sementara sore harinya kembali ke RSPAD.
Menko Polhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang.
Akibat penyerangan tersebut, Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan di perut dan sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang, sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.
Sejak Kamis (10/10) lalu, Wiranto menjalani perawatan di RSPAD, dan sekarang ini kondisi kesehatannya dikabarkan semakin membaik.
"Saya sengaja kemari untuk menata persiapan yang dilakukan dengan adanya pergantian kabinet," kata Wiranto kepada wartawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin.
Menurut dia, dirinya perlu menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai, sehingga tidak punya hutang (pekerjaan).
"Kegiatan-kegiatan yang belum selesai saya arahkan untuk disegerakan, sehingga tak punya hutang ya," kata mantan Panglima ABRI (TNI) ini.
Wiranto mengaku dirinya akan kembali ke Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto untuk melakukan perawatan.
"Saya memang keluar rumah sakit sementara, terus balik lagi, masih dalam perawatan," ucapnya.
Ketika ditanyakan terkait kemungkinan siapa yang akan menggantikan dirinya, Wiranto menyebut masih menunggu kepastiannya dari Presiden Jokowi.
"Belum tahu. Soal itu kita nunggu aja dulu," ucap Wiranto.
Sebelumnya, Wiranto sudah dua kali "izin" meninggalkan RSPAD tempatnya dirawat, yakni Sabtu (19/10) untuk menghadiri perpisahan dengan jajaran pegawai Kemenko Polhukam, namun sore harinya kembali di RSPAD.
Kemudian, Wiranto juga meninggalkan RSPAD, Minggu (20/10) siang, namun tidak diketahui tujuannya, sementara sore harinya kembali ke RSPAD.
Menko Polhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang.
Akibat penyerangan tersebut, Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan di perut dan sempat dirawat di RSUD Berkah, Pandeglang, sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.
Sejak Kamis (10/10) lalu, Wiranto menjalani perawatan di RSPAD, dan sekarang ini kondisi kesehatannya dikabarkan semakin membaik.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Freddy Numberi sampaikan rasa terima kasih masyarakat Papua kepada Wiranto
15 October 2019 16:25 WIB, 2019
Akun Facebook Imam Nurcahyono dilaporkan ke polisi karena lecehkan Wiranto
14 October 2019 19:24 WIB, 2019
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Gubernur sebut program rehabilitasi RTLH tingkatkan kualitas hidup warga Papua
17 April 2026 8:48 WIB
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Gubernur Papua sebut Dana Otsus Rp12,69 T dapat percepat bangun daerah tertinggal
14 April 2026 18:41 WIB