Amankah menerapkan pola makan vegan pada anak-anak?
Jumat, 28 Agustus 2020 14:24 WIB
Ilustrasi sate sayuran (Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Menerapkan pola makan vegan saat ini sedang menjadi tren di kalangan masyarakat seiring dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat.
Di sejumlah negara termasuk di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa hal ini sudah merupakan hal yang wajar.
Sejumlah selebritas seperti Natalie Portman, Madonna hingga Jenna Dewan membesarkan anak-anaknya dengan gaya hidup vegan termasuk mengkonsumsi makanan yang memiliki protein berbasis dari tumbuh-tumbuhan.
Namun, amankah menerapkan pola makan vegan pada anak?
Dr dr Conny Atnjung Sp.A(K) menjelaskan bahwa menerapkan pola makan vegan pada anak memang masih pro kontra karena sebetulnya nilai protein paling lengkap ada pada protein hewani.
"Kalau kurang satu atau dua asam amino saja, anak bisa stunting," kata dr Conny dalam diskusi daring di Jakarta pada Kamis (27/8).
Menurutnya, dalam protein nabati asam amino kurang lengkap sehingga ada risiko yang patut dipertimbangkan ketika menerapkan pola makan vegan pada anak.
Dr Conny menganjurkan agar anak diberi makanan yang bervariasi. Dalam satu piring sebaiknya disajikan rupa-rupa makanan berbahan dasar tumbuhan.
"Pertumbuhan anak tetap bisa dioptimalkan meski hanya mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar tanaman saja, kuncinya adalah beri variasi. Jika dirasa asam amino dari makanan A kurang maka tambah dengan memberi makanan B," kata dia.
Di sejumlah negara termasuk di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa hal ini sudah merupakan hal yang wajar.
Sejumlah selebritas seperti Natalie Portman, Madonna hingga Jenna Dewan membesarkan anak-anaknya dengan gaya hidup vegan termasuk mengkonsumsi makanan yang memiliki protein berbasis dari tumbuh-tumbuhan.
Namun, amankah menerapkan pola makan vegan pada anak?
Dr dr Conny Atnjung Sp.A(K) menjelaskan bahwa menerapkan pola makan vegan pada anak memang masih pro kontra karena sebetulnya nilai protein paling lengkap ada pada protein hewani.
"Kalau kurang satu atau dua asam amino saja, anak bisa stunting," kata dr Conny dalam diskusi daring di Jakarta pada Kamis (27/8).
Menurutnya, dalam protein nabati asam amino kurang lengkap sehingga ada risiko yang patut dipertimbangkan ketika menerapkan pola makan vegan pada anak.
Dr Conny menganjurkan agar anak diberi makanan yang bervariasi. Dalam satu piring sebaiknya disajikan rupa-rupa makanan berbahan dasar tumbuhan.
"Pertumbuhan anak tetap bisa dioptimalkan meski hanya mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar tanaman saja, kuncinya adalah beri variasi. Jika dirasa asam amino dari makanan A kurang maka tambah dengan memberi makanan B," kata dia.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur sebut program rehabilitasi RTLH tingkatkan kualitas hidup warga Papua
17 April 2026 8:48 WIB
Kemensos pastikan anak yatim Papua Pegunungan peroleh hak hidup lebih layak
03 January 2026 8:32 WIB
Gubernur Papua Fakhiri minta pembinaan ketat mencegah penebangan liar di wilayah
02 December 2025 12:55 WIB
Pemkab Jayapura mendorong sinergi pendidikan dan agama membangun hidup sehat
01 December 2025 16:20 WIB
Pemprov Papua Tengah ajak warga tumbuhkan kesadaran pentingnya hidup sehat
15 November 2025 11:12 WIB
DLH memperkuat pemahaman pemilahan sampah plastik kepada warga Jayawijaya
08 November 2025 13:56 WIB