Polres Gresik tangkap penyebar hoaks vaksinasi tewaskan Kasdim 0817
Dua dari kiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Wakpolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi, dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali saat menunjukkan barang bukti pelaku (ANTARA /HO Faiz/A.M)
"Pelaku berinisial TS usia 44 tahun asal dan domisili Gresik. Dan ditangkap jajaran Polres di Gresik," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat menyampaikan pres rilis di Mapolres Gresik, Rabu.
Ia mengatakan penangkapan dilakukan setelah penyelidikan Satreskrim Polres Gresik bersama tim siber Polres dan siber Polda Jatim.
"Apa yang telah dilakukan pelaku ini berkaitan dengan program pemerintah Indonesia yakni vaksinasi," ucap Slamet.
Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung sebagai Ikhtiar pemerintah Indonesia agar terhindar dan bebas COVID-19.
"Mari amankan program pemerintah proses vaksinasi yang berlangsung," katanya kepada wartawan.
Sementara terkait tersangka lain, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto akan tetap melakukan perkembangan terkait jaringan dari pelaku penyebar hoaks.
“Sementara masih berkembang apakah ada jaringan atau tidak," ujarnya.
Sebelumnya, pelaku membuat konten berita hoaks meninggal-nya Kasdim 0817 Gresik Mayor Infantri Sugeng Riyadi setelah disuntikan vaksin Sinovac di RS Ibnu Sina.
Pelaku mendapatkan foto pemakaman meninggal-nya seorang anggota Koramil yang saat itu adalah Danramil Kebomas Mayor Kav Gatot Supriyono dari pesan singkat.
Kemudian foto itu disalin dan ditambah narasi "Innalillahi wainna ilaihi rojiun", vaksin pertama, Kasdim 0817 Gresik, Mayor Sugeng Riadi meninggal akibat siang disuntik vaksin.
Terkait ancaman hukuman, pelaku dijerat Pasal 45A ayat 1 UU RI No.19 th 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No. 11 Th 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo pasal 28 Ayat 1 Undang-undang RI No. 11 th 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik.
Yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp1 miliar
Sementara dalam pres rilis tersebut juga dihadiri Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, serta Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Ghozali.
Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PGN SOR III gelar PSSA guna tingkatkan kesadaran warga Desa Karangkiring Gresik
16 September 2025 14:01 WIB
PTFI sebut setiap tahun hasilkan satu juta ton tembaga terbaik di dunia
15 November 2024 2:15 WIB, 2024
Pj Gubernur Papua Tengah: Smelter PTFI beri dampak positif ekonomi daerah
24 September 2024 20:37 WIB, 2024
200 aparat TNI/Polri menjaga pertandingan 12 besar PSBS Vs Gresik United
06 January 2024 17:32 WIB, 2024
Kemenlu bersama 28 calon Dubes RI kunjungi proyek smelter PT Freeport di Gresik
25 May 2023 15:27 WIB, 2023
Perkuat hilirisasi, Kemenperin dukung smelter PT Freeport di KEK Gresik
12 October 2021 17:42 WIB, 2021
Menko Perekonomian Airlangga: Pembangunan smelter Freeport di Gresik momentum bersejarah
12 October 2021 14:10 WIB, 2021
Presiden Jokowi harap kehadiran PT Freeport di KEK Gresik jadi daya tarik
12 October 2021 14:08 WIB, 2021
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polisi tangkap dua pengedar ganja di Abepura beserta bukti 14 paket siap edar
15 April 2026 7:04 WIB