Ketua DPRD Jayawijaya minta Polisi tindak tegas pelaku kriminal
Rabu, 17 Maret 2021 13:46 WIB
Lambang Kepolisian Republik Indonesia.(ANTARA News Papua/HO-Mabes Polri)
Wamena (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya, Papua Mathias Tabuni mengharapkan polisi tegas dan terukur dalam menindak pelaku kriminal agar mereka tobat guna menekan kasus tindak kekerasan yang masih terjadi di wilayah itu.
"kasus kriminal yang terjadi belakangan ini membuat warga asli Papua maupun perantau takut beraktivitas. Banyaknya tindak kriminal yang terjadi sehingga kalau polisi merasa perlu melakukan tindakan tegas terukur maka lakukan saja agar bisa jadi efek jera bagi para pelaku kejahatan,"harap Ketua DPRD Mathias Tabuni di Wamena, Rabu.
Beberapa kejahatan di Jayawijaya yang menjadi keprihatinan warga, menurut Ketua DPRD, kasus penjambretan, begal dan pembacokan yang tidak memandang korban.
"Dahulu Wamena tidak seperti sekarang yang banyak penjambretan, begal dan lain-lain. Perlu ada tindakan tegas terukur dari kepolisian dalam hal ini Polres Jayawijaya," katanya.
Ia mengatakan oknum-oknum yang sengaja mengacaukan Jayawijaya itu harus dihentikan agar tidak menimbulkan lebih banyak korban.
"Yang diincar adalah barang berharga sehingga mereka tidak pandang bulu siapapun dia kalau sudah diincar tetap akan dilakukan aksi kejahatan," katanya.
"kasus kriminal yang terjadi belakangan ini membuat warga asli Papua maupun perantau takut beraktivitas. Banyaknya tindak kriminal yang terjadi sehingga kalau polisi merasa perlu melakukan tindakan tegas terukur maka lakukan saja agar bisa jadi efek jera bagi para pelaku kejahatan,"harap Ketua DPRD Mathias Tabuni di Wamena, Rabu.
Beberapa kejahatan di Jayawijaya yang menjadi keprihatinan warga, menurut Ketua DPRD, kasus penjambretan, begal dan pembacokan yang tidak memandang korban.
"Dahulu Wamena tidak seperti sekarang yang banyak penjambretan, begal dan lain-lain. Perlu ada tindakan tegas terukur dari kepolisian dalam hal ini Polres Jayawijaya," katanya.
Ia mengatakan oknum-oknum yang sengaja mengacaukan Jayawijaya itu harus dihentikan agar tidak menimbulkan lebih banyak korban.
"Yang diincar adalah barang berharga sehingga mereka tidak pandang bulu siapapun dia kalau sudah diincar tetap akan dilakukan aksi kejahatan," katanya.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua harapkan Kemenhub mendukung Program Mudik Natal Bersubsidi 2025
13 November 2025 6:53 WIB
Pemkab Jayawijaya harapkan jemaat GIDI Baliem mendukung program pemerintah
24 October 2025 17:57 WIB
DPRK Biak harapkan program membangun 3 juta rumah prioritas permukiman baru
24 October 2025 13:01 WIB
ANTARA harapkan humas PLN Papua tingkatkan informasi pelayanan kepada warga
17 October 2025 23:17 WIB
Pemkab harapkan 56 wisudawan Poltekkes Jayapura mengabdi di Kabupaten Jayawijaya
14 October 2025 16:54 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polisi tangkap dua pengedar ganja di Abepura beserta bukti 14 paket siap edar
15 April 2026 7:04 WIB