Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan berharap jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Klasis Lembah Baliem mendukung program dan kebijakan pemerintah dalam berbagai sektor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere mengatakan hal itu saat menghadiri acara makan sumbang pembangunan Gereja Jemaat GIDI Kolose Klasis Lembah Baliem.
Ronny Elopere dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat, mengatakan jemaat GIDI Klasis Kolose Lembah Baliem dan jemaat gereja lainnya dapat terus mendukung program visi misi pemerintahan daerah lima tahun ke depan.
“Kami harap jemaat GIDI Kolose Klasis Lembah Baliem dapat mendukung program-program pemerintah yang dilaksanakan saat ini hingga lima tahun ke depan, sehingga kesejahteraan warga di daerah ini tercapai,” katanya.
Dia memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga jemaat GIDI Klasis Lembah Baliem, khususnya Jemaat GIDI Kolose yang telah berjuang dan bekerja keras dalam pembangunan gedung gereja.
“Panitia pembangunan serta para sponsor dan donatur yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan gereja. Kami berharap kegiatan makan sumbang ini dapat memenuhi kebutuhan panitia dalam melanjutkan proses pembangunan,” ujarnya.
Dia menjelaskan pembangunan sebuah rumah ibadah bukan sekadar mendirikan sebuah bangunan fisik, namun lebih dari itu adalah perwujudan dari iman.
“Mendirikan rumah ibadah adalah semangat kebersamaan dan kepedulian umat untuk memiliki tempat yang layak sebagai sarana bersekutu, beribadah dan memuliakan nama Tuhan," katanya.
Dia menambahkan pemerintah daerah menyambut baik dan sangat mengapresiasi inisiatif serta upaya yang telah dilakukan oleh seluruh panitia dan jemaat dalam rangka mewujudkan pembangunan gereja ini.
“Kami berharap bahwa dengan dukungan dari semua pihak, proses pembangunan gedung gereja ini dapat tetap berjalan dan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang diharapkan,” ujarnya.
Dia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan mulia ini dan menabur sumbangan yang dapat membantu keberlangsungan pekerjaan pembangunan gereja.

