Bantuan gawai dukung transformasi digital pendidikan di Papua
Jumat, 18 Maret 2022 10:17 WIB
Penyerahan bantuan gawai melalui Program CSR Gawai Lintasarta dan sosialisasi internet sehat idi Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat di Waisai, Papua Barat, Kamis (17/3/2022). (ANTARA/HO/Lintasarta)
Jakarta (ANTARA) - Bantuan perangkat telekomunikasi berupa gawai yang diberikan melalui program tanggung jawab perusahan (CSR) pihak swasta di Raja Ampat merupakan bentuk dukungan bagi transformasi digital bidang pendidikan di Papua.
Selain membantu digitalisasi pendidikan, program bantuan itu juga mendukung upaya promosi pariwisata Raja Ampat secara digital.
"Program CSR Gawai Lintasarta ini selain membantu transformasi digital bidang pendidikan juga mendukung program pariwisata Raja Ampat di mana promosi pariwisata di Raja Ampat diharapkan dapat meningkat dengan menggunakan fasilitas internet," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Raja Ampat, Frits Feliks Dimara, dikutip dari siaran pers, Jumat.
Program CSR Gawai ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Lintasarta pada Pilar Pintar yang dilakukan melalui penyerahan sejumlah gawai dan sosialisasi pemanfaatan internet sehat.
Program CSR perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang dibarengi dengan sosialisasi internet sehat ini dilangsungkan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat di Waisai, Papua Barat.
Turut hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Raja Ampat Juariah Saifuddin dan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam beserta perwakilan pemda lainnya.
Beberapa sekolah di Raja Ampat yang menerima bantuan pendidikan melalui program Lintasarta Gawai tersebut di antaranya ialah SD Negeri 30 Mumes, SD Inpres 7 Beo, SD YPK Sion Warsambin, SD YPK Ebenheizer Selegof Kalitoko, SD Negeri 35 Kimindores, SD Inpres 5 Saleo, dan SD YPK Silo Kabilol.
Masing-masing sekolah menerima sejumlah laptop dan perangkat penunjangnya untuk membantu proses belajar mengajar.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Pilar Pintar CSR Lintasarta ini sebelumnya memberikan bantuan berupa laptop, fasilitas jaringan internet, handphone, projector dan painting kit dengan tujuan untuk membantu proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Bantuan pada 2021 lalu telah disalurkan untuk wilayah Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, Sukabumi, dan Banyumas.
"Pemilihan Papua Barat sebagai lokasi CSR dilakukan sejalan dengan pembangunan BTS 4G BAKTI yang dikerjakan oleh Lintasarta dan konsorsiumnya. Kami dengan senang hati dan merasa bangga bisa menjadi bagian dalam komitmen pemerintah untuk melakukan percepatan transformasi digital di wilayah Papua dan Papua Barat melalui pembangungan BTS 4G," kata Senior Manager East Indonesia Regional Manager Lintasarta Prio Jatmiko.
Selain membantu digitalisasi pendidikan, program bantuan itu juga mendukung upaya promosi pariwisata Raja Ampat secara digital.
"Program CSR Gawai Lintasarta ini selain membantu transformasi digital bidang pendidikan juga mendukung program pariwisata Raja Ampat di mana promosi pariwisata di Raja Ampat diharapkan dapat meningkat dengan menggunakan fasilitas internet," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Raja Ampat, Frits Feliks Dimara, dikutip dari siaran pers, Jumat.
Program CSR Gawai ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Lintasarta pada Pilar Pintar yang dilakukan melalui penyerahan sejumlah gawai dan sosialisasi pemanfaatan internet sehat.
Program CSR perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang dibarengi dengan sosialisasi internet sehat ini dilangsungkan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat di Waisai, Papua Barat.
Turut hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Raja Ampat Juariah Saifuddin dan Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam beserta perwakilan pemda lainnya.
Beberapa sekolah di Raja Ampat yang menerima bantuan pendidikan melalui program Lintasarta Gawai tersebut di antaranya ialah SD Negeri 30 Mumes, SD Inpres 7 Beo, SD YPK Sion Warsambin, SD YPK Ebenheizer Selegof Kalitoko, SD Negeri 35 Kimindores, SD Inpres 5 Saleo, dan SD YPK Silo Kabilol.
Masing-masing sekolah menerima sejumlah laptop dan perangkat penunjangnya untuk membantu proses belajar mengajar.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Pilar Pintar CSR Lintasarta ini sebelumnya memberikan bantuan berupa laptop, fasilitas jaringan internet, handphone, projector dan painting kit dengan tujuan untuk membantu proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Bantuan pada 2021 lalu telah disalurkan untuk wilayah Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, Sukabumi, dan Banyumas.
"Pemilihan Papua Barat sebagai lokasi CSR dilakukan sejalan dengan pembangunan BTS 4G BAKTI yang dikerjakan oleh Lintasarta dan konsorsiumnya. Kami dengan senang hati dan merasa bangga bisa menjadi bagian dalam komitmen pemerintah untuk melakukan percepatan transformasi digital di wilayah Papua dan Papua Barat melalui pembangungan BTS 4G," kata Senior Manager East Indonesia Regional Manager Lintasarta Prio Jatmiko.
Pewarta : Suryanto
Editor : Hendrina Dian Kandipi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Papua Selatan salurkan bantuan uang tunai Rp100 juta ke Gereja Kristus Raja Keppi
09 March 2026 7:01 WIB
Wagub Papua Barat Daya apresiasi penyelenggaraan Yefman Fest dan Yefman Cup 2025
14 August 2025 16:39 WIB
PLN hadirkan listrik bersih lewat SuperSUN dorong pengembangan pariwisata Raja Ampat
03 November 2023 14:12 WIB, 2023
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni serahkan sertifikat rumah ibadah di Jayapura
09 May 2023 1:03 WIB, 2023
Dispar Biak Numfor gandeng komunitas pariwisata promosikan objek wisata
28 April 2023 16:54 WIB, 2023
Babinsa Posramil 1708-01/BT hadiri sidang jemaat GKI Raja Damai Korem 173
12 November 2022 17:26 WIB, 2022
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan dukung pembukaan lahan pertanian 800 hektare di Jayawijaya
22 April 2026 11:40 WIB
Wali Kota Jayapura serahkan bantuan keagamaan Rp100 juta bagi TK di Kotaraja
20 April 2026 19:01 WIB