Balai Bahasa Papua adakan bimtek penulisan bahasa daerah
Selasa, 27 Februari 2024 21:26 WIB
Foto bersama setelah pembukaan bimtek penulisan berbahasa daerah di Jayapura, Selasa (27/2/2024) (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Jayapura (ANTARA) - Balai Bahasa Papua mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) penulisan karya berbahasa daerah Kota Jayapura bagi para guru di daerah itu, Selasa.
Kepala Sub Bagian Umum Balai Bahasa Papua Jemmi Ayomi di Jayapura, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI dalam rangka peningkatan literasi.
"Sehingga kami ingin membuat bahan bacaan yang bermutu yang bersumber dari bahas lokal sebanyak mungkin salah satunya dengan mengadakan bimtek penulisan berbahasa daerah," katanya.
Menurut Ayomi, peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut merupakan para guru yang terpilih dan juga penutur bahasa daerah di Kota Jayapura.
"Jadi jaminan mutunya sudah ada karena kami juga mengundang narasumber dari Universitas Cenderawasih dan koordinator literasi pada Balai Bahasa Papua," ujarnya.
Dia berharap bimtek penulisan berbahasa daerah yang dilaksanakan pada 27 Februari hingga 1 Maret 2024 akan menghasilkan 20 cerita kemudian dibukukan dan didaftarkan International Standard Book Number (ISBN)
"Sehingga cerita ini akan menjadi bahan bacaan bagi masyarakat umum bukan saja di Kota Jayapura tetapi juga Tanah Papua," katanya lagi.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku mengatakan pihaknya berharap melalui kegiatan itu para peserta dapat membuat cerita yang baru dari 14 kampung di daerah tersebut.
"Karena Kota Jayapura memiliki tujuh bahasa ibu yang saat ini terancam punah karena di warga semua kampung khususnya yang berusia 60 tahun ke bawah menjadi pendengar aktif, penutur pasif," katanya.
Dia menambahkan apa yang telah dilakukan oleh Balai Bahasa Papua saat ini menjadi inspirasi pemerintah daerah setempat dalam upaya melestarikan bahasa lokal.
"Kami mengapresiasi bimtek penulisan berbahasa daerah karena ini akan menjadi contoh bagi kami untuk menuangkan dalam program ke depan bagaimana melindungi bahasa daerah melalui cerita rakyat," ujarnya.*
Kepala Sub Bagian Umum Balai Bahasa Papua Jemmi Ayomi di Jayapura, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI dalam rangka peningkatan literasi.
"Sehingga kami ingin membuat bahan bacaan yang bermutu yang bersumber dari bahas lokal sebanyak mungkin salah satunya dengan mengadakan bimtek penulisan berbahasa daerah," katanya.
Menurut Ayomi, peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut merupakan para guru yang terpilih dan juga penutur bahasa daerah di Kota Jayapura.
"Jadi jaminan mutunya sudah ada karena kami juga mengundang narasumber dari Universitas Cenderawasih dan koordinator literasi pada Balai Bahasa Papua," ujarnya.
Dia berharap bimtek penulisan berbahasa daerah yang dilaksanakan pada 27 Februari hingga 1 Maret 2024 akan menghasilkan 20 cerita kemudian dibukukan dan didaftarkan International Standard Book Number (ISBN)
"Sehingga cerita ini akan menjadi bahan bacaan bagi masyarakat umum bukan saja di Kota Jayapura tetapi juga Tanah Papua," katanya lagi.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku mengatakan pihaknya berharap melalui kegiatan itu para peserta dapat membuat cerita yang baru dari 14 kampung di daerah tersebut.
"Karena Kota Jayapura memiliki tujuh bahasa ibu yang saat ini terancam punah karena di warga semua kampung khususnya yang berusia 60 tahun ke bawah menjadi pendengar aktif, penutur pasif," katanya.
Dia menambahkan apa yang telah dilakukan oleh Balai Bahasa Papua saat ini menjadi inspirasi pemerintah daerah setempat dalam upaya melestarikan bahasa lokal.
"Kami mengapresiasi bimtek penulisan berbahasa daerah karena ini akan menjadi contoh bagi kami untuk menuangkan dalam program ke depan bagaimana melindungi bahasa daerah melalui cerita rakyat," ujarnya.*
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Jayapura berikan pelatihan pembelajaran bahasa daerah Skouw bagi guru
14 November 2025 2:00 WIB
Sekolah Adat Papua: Bahasa Sentani Jayapura sebagai mata pelajaran muatan lokal
02 November 2025 20:35 WIB
Disdikbud Kabupaten Merauke pelajari penerapan bahasa Sentani di Jayapura
01 November 2025 13:27 WIB