UPBU Oksibil: Enam distrik Pegubin dapat subsidi angkut penumpang
Senin, 28 Oktober 2024 14:27 WIB
Bandara Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Jayapura (ANTARA) - Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Oksibil Agus Hadi mengatakan, ada enam distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang yang mendapat subsidi angkutan perintis udara.
Enam distrik yang mendapat subsidi angkutan perintis itu adalah Distrik Teiraplu, Batom, Borme, Kiwirok, Diphikin, dan Luban.
Pelayanan penerbangan ke enam distrik dilakukan melalui Jayapura, seperti Jayapura (Sentani)-Teiraplu, kata Kepala UPBU Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan Agus Hadi yang dihubungi ANTARA, dari Jayapura, Senin.
Diakui, karena mendapat subsidi angkutan penumpang maka harga tiket hanya berkisar Rp 200.000 hingga Rp 450.000 per penumpang.
Pelayanan penerbangan itu tidak dilakukan setiap hari karena hanya seminggu sekali dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan (C-208) yang dapat mengangkut sembilan penumpang.
Pesawat tersebut milik PT Nasional Global Aviasi yang menjadi pemenang tender angkutan subsidi perintis untuk penumpang di Korwil Oksibil, kata Agus Hadi.
Dia menjelaskan, selain subsidi untuk penumpang, pemerintah juga memberikan subsidi angkutan kargo. Tercatat 13 distrik yang mendapat subsidi angkutan kargo dimana barang-barang berupa sembako diangkut menggunakan pesawat ATR milik PT.Trigana Air Service.
Sembako tersebut sebelumnya diangkut ke Oksibil dan kemudian dikirim ke
13 distrik diantaranya Batom, Diphikin, Kiwirok, Batom, Borme, Okbab, Okbibab, Kawor, dan Tinibil, jelas Agus Hadi.
Enam distrik yang mendapat subsidi angkutan perintis itu adalah Distrik Teiraplu, Batom, Borme, Kiwirok, Diphikin, dan Luban.
Pelayanan penerbangan ke enam distrik dilakukan melalui Jayapura, seperti Jayapura (Sentani)-Teiraplu, kata Kepala UPBU Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan Agus Hadi yang dihubungi ANTARA, dari Jayapura, Senin.
Diakui, karena mendapat subsidi angkutan penumpang maka harga tiket hanya berkisar Rp 200.000 hingga Rp 450.000 per penumpang.
Pelayanan penerbangan itu tidak dilakukan setiap hari karena hanya seminggu sekali dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan (C-208) yang dapat mengangkut sembilan penumpang.
Pesawat tersebut milik PT Nasional Global Aviasi yang menjadi pemenang tender angkutan subsidi perintis untuk penumpang di Korwil Oksibil, kata Agus Hadi.
Dia menjelaskan, selain subsidi untuk penumpang, pemerintah juga memberikan subsidi angkutan kargo. Tercatat 13 distrik yang mendapat subsidi angkutan kargo dimana barang-barang berupa sembako diangkut menggunakan pesawat ATR milik PT.Trigana Air Service.
Sembako tersebut sebelumnya diangkut ke Oksibil dan kemudian dikirim ke
13 distrik diantaranya Batom, Diphikin, Kiwirok, Batom, Borme, Okbab, Okbibab, Kawor, dan Tinibil, jelas Agus Hadi.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasatgas Humas Damai Cartenz: Senpi diamankan dari KKB di Oksibil milik TNI
01 October 2023 17:13 WIB, 2023
Kepala UPBU Oksibil: Trigana Air melayani lagi rute Jayapura-Oksibil
27 September 2023 20:26 WIB, 2023
Manajemen: Trigana Air melayani kembali penerbangan ke Oksibil jika aman
26 September 2023 15:40 WIB, 2023
Kapolres Pegubin sebut aktivitas warga kembali normal pasca penembakan
25 September 2023 20:09 WIB, 2023
Kasatgas Humas Damai Cartenz: Empat anggota KKB tertembak satu tewas di Oksibil
24 September 2023 0:15 WIB, 2023
Pengelola sebut operasional Bandara Oksibil Papua Pegunungan normal
22 September 2023 2:06 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
SMK Paniai sebut program pendidikan gratis ringankan beban orang tua siswa
04 February 2026 7:44 WIB