Jayapura (ANTARA) - Personel Polres Pegunungan Bintang, Papua yang tergabung dalam satuan tugas polisi pergi mengajar (Si-IPAR) Operasi Rasaka Cartenz 2025, gencar mengajari anak-anak di Oksibil, membaca, menulis dan berhitung (calistung).
"Kegiatan itu dilakukan disela-sela tugas rutin," kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Anto Seven di Oksibil, Senin.
Dikatakan, kegiatan dilakukan di Balai Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, diikuti anak-anak dengan penuh sukacita.
Selain calistung, anggota juga menyelipkan dengan memberikan permainan yang bersifat mendidik misalnya tentang menjaga kebersihan serta tertib berlalulintas.
"Mudah-mudahan anak-anak itu dapat dengan cepat menyerap berbagai materi yang diberikan anggota Polri," harap Kapolres.
Sementara itu Kasubsatgas Si-IPAR, Ipda Maikel Matius Imburi mengatakan, anak-anak tampak antusias mengikuti sesi belajar membaca, menulis, serta mewarnai gambar.
Program Si-IPAR merupakan bentuk nyata pendekatan humanis Polri yang hadir tidak saja untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun masa depan anak-anak Papua melalui pendidikan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar mengajarkan membaca, menulis dan berhitung tetapi juga memberikan ruang aman bagi anak-anak untuk berinteraksi, bermain, dan mengembangkan diri bersama anggota Polri.
“Program Si-IPAR akan terus di laksanakan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang lainnya, agar semakin banyak anak-anak yang merasakan manfaatnya,”kata Ipda Maikel.

