Jayapura (ANTARA) - Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Frederickus Maclarimboen mengatakan aksi demo oleh mahasiswa di Kota Jayapura, Papua berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
"Memang tadi sempat terjadi kekacauan yang mengakibatkan arus lalu lintas mengalami kemacetan namun bisa teratasi tapi secara keseluruhan aksi demo berlangsung aman dan lancar," kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Frederickus Maclarimboen di Jayapura, Senin.
Menurut Maclarimboen, aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Jayapura ini tentang penghentian operasi militer di wilayah sipil tersebut dikawal ketat personil gabungan TNI-Polri.
"Sebanyak 1.200 personil gabungan mencakup anggota Brimob Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, dan Polres Keerom serta TNI disiapkan untuk mengamankan aksi demonstrasi hari ini," ujarnya.
Dia menjelaskan ada tiga personil yang menjadi korban pemaparan batu saat mengamankan aksi demonstrasi, namun kini telah mendapatkan perawatan medis
"Kami juga sempat mengamankan satu demonstran yang melakukan pelemparan kepada aparat saat melaksanakan pengamanan dan saat ini telah dibebaskan," katanya lagi.
Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa di Kota Jayapura dimulai sejak pukul 08.00 WIT di beberapa beberapa titik diantaranya depan zeni tempur (Zipur) Waena, depan Kampus USTJ, dan lingkaran Abepura.
Masa membubarkan diri sekitar pukul 15.00 WIT setelah aspirasi mereka diterima langsung oleh Ketua DPR Papua Denny Bonai.