Logo Header Antaranews Papua

DTPH Merauke minta tambahan pupuk dari Kementerian Pertanian

Senin, 13 Februari 2017 09:00 WIB
Image Print
Ilustrasi pupuk bersubsidi (Foto: Antara News)
Kami sudah menyurat ke Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian untuk tambahan pupuk, terutama untuk musim tanam ke dua dan mudah-mudahan bisa mendapat perhatian.

Merauke (Antara Papua) - Dinas Tanaman Pangan dan Hortukultura (DTPH) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua meminta tambahan pupuk dari Kementerian Pertanian untuk menjawab kekurangan pupuk yang setiap tahun terjadi.

"Kami sudah menyurat ke Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian untuk tambahan pupuk, terutama untuk musim tanam ke dua dan mudah-mudahan bisa mendapat perhatian," kata Kepala DTPH Merauke Edy Santosa, di Merauke, Senin.

Persoalan kelangkaan pupuk di Merauke, menurut dia, sangat dirasakan petani padi setempat.

"Kita di Merauke satu - satunya petani mengharapkan adalah dari pemerintah/pupuk bersubsidi ini," katanya.

Ia menambahkan bahwa banyaknya masyarakat yang menambah luasan tanam padi membuat kuota pupuk yang didistribusikan oleh pemerintah kian terbatas.

Sebelumnya ia mengatakan DTPH Provinsi Papua mengalokasikan 7900 ton pupuk untuk kebutuhan setahun di Merauke namun jumlah itu tidak mencukupi.

"Sebenarnya kebutuhan satu tahun untuk Merauke adalah 34.193.310 kilogram atau 34000 ton. Ini terbagi untuk dua musim tanam padi," katanya.

Ia menjelaskan bahwa dengan alokasi pupuk 7900 ton dari provinsi, maka untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Merauke masih dibutuhkan penambahan 26000 ton pupuk.

"Kita masih kekurangan pupuk sebanyak 26.263.310 kilogram atau 26000 ton," katanya. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026