• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews papua
Minggu, 25 Januari 2026
ANTARA News Papua
Logo Small Fixed Antaranews papua
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      Kamis, 22 Januari 2026 18:39

      Wapres pastikan \"quick wins\" berjalan optimal di Papua Pegunungan

      Wapres pastikan "quick wins" berjalan optimal di Papua Pegunungan

      Rabu, 14 Januari 2026 15:39

      Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Senin, 5 Januari 2026 6:24

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Sabtu, 20 Desember 2025 8:43

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      Senin, 15 Desember 2025 23:08

  • Daerah
    • Pemkab berupaya tingkatan SDM kesehatan generasi muda Jayawijaya

      Pemkab berupaya tingkatan SDM kesehatan generasi muda Jayawijaya

      Disdik Jayawijaya dorong pendidikan muatan lokal Bahasa Baliem di SD

      Disdik Jayawijaya dorong pendidikan muatan lokal Bahasa Baliem di SD

      Disdik Jayawijaya sebut pembelajaran mendalam penting bagi pendidik

      Disdik Jayawijaya sebut pembelajaran mendalam penting bagi pendidik

      Kadinkes sebut RSUD Jayapura jadi rujukan pasien dari Papua Selatan

      Kadinkes sebut RSUD Jayapura jadi rujukan pasien dari Papua Selatan

      Pemkab Jayapura gandeng BTN untuk kelola retribusi sampah

      Pemkab Jayapura gandeng BTN untuk kelola retribusi sampah

  • Gaya Hidup
    • Pemkot Jayapura catat 68.785 kasus malaria sepanjang 2025

      Pemkot Jayapura catat 68.785 kasus malaria sepanjang 2025

      TP PKK Jayawijaya dorong percepatan penurunan stunting

      TP PKK Jayawijaya dorong percepatan penurunan stunting

      Pemprov Papua Selatan bagikan 300 ribu kelambu tekan sebaran malaria

      Pemprov Papua Selatan bagikan 300 ribu kelambu tekan sebaran malaria

      Tim SAR evakuasi 13 ABK KM Bintang Laut di sekitar perbatasan RI-PNG

      Tim SAR evakuasi 13 ABK KM Bintang Laut di sekitar perbatasan RI-PNG

      Kodim 1702/Jayawijaya dorong peran pemuda dalam pertahanan negara

      Kodim 1702/Jayawijaya dorong peran pemuda dalam pertahanan negara

  • Olahraga
    • Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

  • Hukum
    • Lapas Wamena gagalkan percobaan pelarian tujuh tahanan

      Lapas Wamena gagalkan percobaan pelarian tujuh tahanan

      Satgas Yonif 511/DY peringati Isra Mikraj dengan warga Muslim Tolikara

      Satgas Yonif 511/DY peringati Isra Mikraj dengan warga Muslim Tolikara

      Personel Polres Tolikara patroli malam untuk beri rasa aman

      Personel Polres Tolikara patroli malam untuk beri rasa aman

      TNI-Polri lakukan patroli gabungan di Serambakom-Pegubin

      TNI-Polri lakukan patroli gabungan di Serambakom-Pegubin

      Satgas Yonif 511/DY bagikan pakaian layak pakai bagi masyarakat Pirime

      Satgas Yonif 511/DY bagikan pakaian layak pakai bagi masyarakat Pirime

  • Politik
    • Bupati Jayapura sebut pergantian pejabat agar roda pemerintahan optimal

      Bupati Jayapura sebut pergantian pejabat agar roda pemerintahan optimal

      Wagub Papua ingatkan kualitas MBG jadi prioritas

      Wagub Papua ingatkan kualitas MBG jadi prioritas

      Dinas Pangan Papua harap ada data penggunaan bahan pangan pada MBG

      Dinas Pangan Papua harap ada data penggunaan bahan pangan pada MBG

      Pemprov Papua Tengah minta ASN taati jam kerja yang ditetapkan

      Pemprov Papua Tengah minta ASN taati jam kerja yang ditetapkan

      Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua

      Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua

  • Otonomi Khusus
    • Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

      Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

      Gubernur Papua usulkan bangun PLBN dan PLBLN ke Komisi II RI

      Gubernur Papua usulkan bangun PLBN dan PLBLN ke Komisi II RI

      Pemkab Jayapura dorong penerbangan internasional di Bandara Sentani

      Pemkab Jayapura dorong penerbangan internasional di Bandara Sentani

      KEP minta Bappenas percepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Tanah Papua

      KEP minta Bappenas percepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Tanah Papua

      Jamkrida Papua catat pendapatan 2025 capai Rp4 miliar

      Jamkrida Papua catat pendapatan 2025 capai Rp4 miliar

  • Ekonomi
    • Investor pasar modal di Papua tumbuh 25 persen pada 2026

      Investor pasar modal di Papua tumbuh 25 persen pada 2026

      Pertamina Patra Niaga pastikan enam SPBU di Wamena beroperasi taat aturan

      Pertamina Patra Niaga pastikan enam SPBU di Wamena beroperasi taat aturan

      BI catat transaksi QRIS di Papua capai 39,47 juta sepanjang 2025

      BI catat transaksi QRIS di Papua capai 39,47 juta sepanjang 2025

      Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

      Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

      Pertamina ajak publik bergerak bersama dalam transisi energi

      Pertamina ajak publik bergerak bersama dalam transisi energi

  • Internasional
    • PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Lantamal X  Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Lantamal X Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

  • Artikel
    • \"Sempe\" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      "Sempe" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

  • Foto
    • LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      Agrowisata Stroberi Napua

      Agrowisata Stroberi Napua

      Bandar Udara Wamena

      Bandar Udara Wamena

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

  • Video
    • Realisasi penyaluran SPHP Bulog Papua dan Papua Barat capai 20.567 ton

      Realisasi penyaluran SPHP Bulog Papua dan Papua Barat capai 20.567 ton

      QRIS kian diminati di Papua, tahun 2025 mencapai 39,4 juta transaksi

      QRIS kian diminati di Papua, tahun 2025 mencapai 39,4 juta transaksi

      Jayapura hadapi 68 ribu kasus Malaria, Dinkes intensifkan penanganan

      Jayapura hadapi 68 ribu kasus Malaria, Dinkes intensifkan penanganan

      Dinkes Kota Jayapura catat 147 ribu warga manfaatkan CKG pada 2025

      Dinkes Kota Jayapura catat 147 ribu warga manfaatkan CKG pada 2025

      Kementerian HAM-Uncen perkuat kolaborasi pendidikan dan riset HAM

      Kementerian HAM-Uncen perkuat kolaborasi pendidikan dan riset HAM

Logo Header Antaranews papua

Mengorbankan anak-istri dalam aksi terorisme

Oleh : Budi Setiawanto id Mengorbankan anak-istri dalam aksi terorisme,bom Surabaya Sidoarjo Selasa, 15 Mei 2018 11:36 WIB

Image Print
Mengorbankan anak-istri dalam aksi terorisme

Petugas memperhatikan lokasi ledakan di pintu masuk Polrestabes, Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5). Ledakan yang melukai empat anggota polisi dan enam warga terjadi pada Senin (14/5) pagi di depan pos penjagaan pintu masuk Polrestabes Surabaya. (ANTARA FOTO/HO/Rendra Pradhana)

Tidak diajarkan di keluarga itu, berarti orang tua mengajarkan hal yang tidak tepat, atau tidak membahasnya sama sekali. Berarti juga di sekolah, tidak dibiasakan membahas isu-isu moral, membandingkan informasi

Apa yang terjadi dengan sebagian keluarga Indonesia yang dikenal sebagai bangsa religius dan ramah, hingga muncul fenomena baru di luar nalar tatkala tiga keluarga diduga menjadi pelaku peledakan bom bunuh diri di Jawa Timur?.

Anak dan istri tidak terlahir sebagai teroris tetapi mengapa mereka dilibatkan dalam aksi kejahatan kemanusiaan ini?.

Bukankah ini merupakan bentuk baru dari kekerasan dalam rumah tangga, tatkala anak dan istri, dilibatkan oleh kepala rumah tangga dan didoktrin untuk ikut dalam keyakinan sesat dan menghalalkan segala cara?.

Bukankah anak merupakan titipan Tuhan yang harus dipelihara agar tumbuh menjadi anak yang saleh dan saleha hingga bisa mendoakan kedua orang tuanya untuk keselamatan hidup di dunia dan akhirat?.

Bukankah anak dan istri mesti terlindungi dalam kehidupan keluarga yang "sakinah, mawaddah, wa rahmah" atau tenteram, penuh cinta dan kasih sayang?.

Bukankah kepala rumah tangga menjadi imam untuk membawa setiap anggota keluarganya selamat dalam kehidupan di dunia dan akhirat?.

Pertanyaan-pertanyaan besar itu semestinya menjadi pemikiran sebelum bertindak karena jawabannya pasti mengacu pada norma-norma agama dan sosial.

Ternyata norma-norma agama dan sosial itu tidak berlaku bagi tiga kepala keluarga, Dita Oepriyanto (dalam pemberitaan sebelumnya tertulis Priyanto dan Supriyanto), Anton Febrianto dan Tri Murtiono.

Mereka diduga telah mengorbankan anak dan istri untuk terlibat dalam aksi terorisme yang mengguncang negeri ini hingga terasa ke seluruh dunia.

Dita bersama istrinya, Puji Kuswati, dan empat anaknya, Yusuf Fadil (18), Firman Halim (16), Fadilah Sari (12) serta Pamela Rizkita (9), melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi. Keluarga itu tinggal di kawasan Krukut, Surabaya.

Dita, pelaku peledakan bom di Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuna, diduga menggunakan mobil dengan bom yang dipangku. Sebelumnya dia menurunkan Puji, Fadilah Sari dan Pamela Rizkita meledakkan diri mereka di parkiran Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro dengan menggunakan bom yang dibelitkan di pinggang mereka.

Sementara Yusuf dan Firman yang mengendarai sepeda motor meledakkan diri di Gereja Maria Tak Bercela (GMTB) di Jalan Ngagel.

Polisi menyebut hingga Senin (14/5) malam terdapat 18 korban meninggal dunia (termasuk enam dari satu keluarga terduga pelaku) dan 43 orang terluka.

Anton (47) bersama istri, Puspita Sari (47) dan empat anaknya, Hilta Aulia Rahman (17), Ainur Rahman (15), Faisa Putri (11) dan Garida Huda Akbar (10), melakukan aksi peledakan bom di rumah mereka di Rusunawa Blok B Lantai V Wonocolo, Sidoarjo, pada Minggu malam.

Mereka tinggal di sana sejak 2015. Lokasi kejadian itu berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian di tiga gereja pada Minggu pagi.

Polisi, sebagaimana disebutkan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Frans Barung Mangera, setelah terdengar satu kali ledakan, mendapati Anton terluka dan masih memegang "switching" bom kedua sehingga dilumpuhkan hingga tewas oleh polisi. Sedangkan Puspita dan Aulia telah meninggal.

Sementara Ainur yang selamat, didapati polisi sedang berusaha membawa kedua adiknya yang terluka ke rumah sakit. Polisi kemudian membawa korban luka ke RS Bhayangkara.

Sementara Tri Murtiono (50) beralamat di Ngagel Rejo, Surabaya, bersama istri, Tri Ernawati (43) dan tiga anaknya, mengendarai dua motor dan masuk ke Mapolrestabes Surabaya kemudian meledakkan bom bunuh diri.

Hanya Ais, anak bungsu mereka, yang diduga berusia delapan tahun yang terluka. Sedangkan ayah, ibu dan dua kakaknya tewas di tempat.

Fenomena yang terjadi pada tiga keluarga itu memang sama sekali tidak mewakili keluarga Indonesia. Namun apa yang mereka lakukan tentu saja mengungkapkan ada yang tidak wajar dalam pembinaan keluarga mereka.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengemukakan, keluarga terduga teroris tersebut terkait dengan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Kapolri memastikan tiga keluarga itu saling terkait.

Tiga keluarga ini belajar merakit bom sendiri secara daring melalui media sosial dari jaringan JAD dan JAT.

Dari media sosial inilah, jaringan teroris ini menanamkan ajaran dan mengubah pemahaman masyarakat yang pada akhirnya satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya, bahkan yang berusia balita, bersedia melakukan serangan bom bunuh diri. Tito berpengalaman membedah jaringan teroris dan pernah mengepalai Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Daya Tahan
Mengapa keluarga bisa melakukan aksi terorisme bersama-sama?.

Najeela Shihab, seorang psikolog pendidikan dari Sekolah Cikal, berkomentar bahwa suatu keluarga dapat menjadi pelaku kekerasan karena dalam keluarga tersebut tidak diajarkan nilai-nilai kemanusiaan.

Nilai-nilai dasar yang menghormati kemanusiaan tidak diajarkan di keluarga sehingga satu keluarga bisa menjadi pelaku pengeboman.

"Tidak diajarkan di keluarga itu, berarti orang tua mengajarkan hal yang tidak tepat, atau tidak membahasnya sama sekali. Berarti juga di sekolah, tidak dibiasakan membahas isu-isu moral, membandingkan informasi," katanya.

Nilai dan kepercayaan, termasuk pemahaman dan praktik keagamaan memang tumbuhnya dalam keluarga. Jadi bahwa satu keluarga mendukung bahkan melakukan kekerasan dan kejahatan bersama, itu sebetulnya sesuatu yang bisa diprediksi.

Hal itu mirip dengan pelaku korupsi yang juga berasal dari keluarga yang sama. Nilai-nilai intoleransi tumbuh dan berkembang dalam keluarga tersebut.

Penyebab lainnya, kemungkinan besar juga percakapan dalam lingkungan tetangga sangat terbatas dan cenderung dengan kelompok yang homogen. Media yang ditonton atau pemuka agama yang didengarkan juga jangan-jangan menganjurkan kekerasan dan tidak saling menghormati.

Apa yang terjadi pada tiga keluarga itu memang telah melenceng atau "out of the track" dari norma kehidupan yang sehat dalam keluarga.

Keluarga semestinya menjadi benteng utama untuk mencegah dari berbagai upaya dan paparan berbagai media sosial terhadap terorisme dan radikalisme.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo bahwa ketahanan keluarga merupakan benteng utama dari upaya penyebaran paham radikalisme.

Tidak adanya kekuatan terhadap ketahanan keluarga, maka anggota keluarga yang lain dengan mudah terpengaruh paham radikal begitu ada salah satu keluarga terpengaruh.

Anggota keluarga yang terpengaruh paham tersebut kemudian menyebarkan paham tersebut kepada anggota keluarga yang lain.

Keluarga harus mempunyai daya tahan dari kesesatan. Dengan demikian, harus ada pembinaan keluarga. Pemerintah juga harus selalu melakukan pengawasan dan pendampingan sampai tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) serta bukan hanya untuk sosialisasi politik saja.

Keluarga perlu menanamkan sejak kecil dari pangkuan hingga dewasa terhadap nilai-nilai kehidupan yang beragama, bermoral, penuh kasih sayang antaranggota keluarga dan masyarakat, belajar mencintai sesama, lingkungan hidup dan terus dipupuk sampai dewasa.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri atas suami, istri atau suami, istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya.

Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga semestinya terbina dengan baik agar tumbuh dan berkembang menjadi masyarakat yang baik pula, menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan.

Sebagaimana amanat yang mengikat setiap warga negara atas hukum positif seperti dalam UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Pendudukan dan Pembangunan Keluarga, pembangunan keluarga adalah upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat.

Dengan kasus tiga keluarga yang melakukan aksi kejahatan kemanusiaan itu harus menjadi pembelajaran bagi seluruh potensi bangsa ini untuk bersatu padu menyelamatkan keluarga dari paham-paham sesat dan menyesatkan.

Dalam perkembangan zaman yang juga berdampak pada pergeseran nilai dalam masyarakat, termasuk dalam keluarga yang bisa dipetik dari kasus tiga keluarga tersebut, memegang teguh jati diri dan karakter sebagai bangsa yang beragama, bermoral dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menjadi sebuah keniscayaan dan semakin relevan untuk selalu dan selamanya tertanam dalam hati sanubari dan tercermin perilaku sehari-hari.

Indonesia dibangun dan berdiri sebagai negeri demokratis di atas desain negara kekeluargaan yang menjadi kunci utama mempersatukan kemajemukan Bangsa Indonesia, berdasarkan empat konsensus nasional yang merupakan harga mati yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kekeluargaan merupakan jantung keindonesiaan. Kehilangan semangat kekeluargaan dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan Indonesia merupakan kehilangan segala-galanya.

Kehilangan yang membuat biduk perahu kebangsaan limbung, terombang-ambing gelombang perubahan tanpa jangkar dan arah tujuan.

Jadi saatnya menjaga keluarga dengan berani memerangi terorisme dan radikalisme. Selamatkan keluarga, sekarang!. (*)


Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Jenazah korban bom Surabaya-Sidoarjo diserahkan ke keluarga

Jenazah korban bom Surabaya-Sidoarjo diserahkan ke keluarga

Selasa, 15 Mei 2018 12:14

China berduka atas korban bom di Surabaya-Sidoarjo

China berduka atas korban bom di Surabaya-Sidoarjo

Selasa, 15 Mei 2018 11:24

Gempa 5,1 SR guncang Jayapura Papua

Gempa 5,1 SR guncang Jayapura Papua

Selasa, 9 Desember 2014 0:02

  • Terpopuler
  • Top News
Investor pasar modal di Papua tumbuh 25 persen pada 2026

Investor pasar modal di Papua tumbuh 25 persen pada 2026

Pertamina Patra Niaga pastikan enam SPBU di Wamena beroperasi taat aturan

Pertamina Patra Niaga pastikan enam SPBU di Wamena beroperasi taat aturan

Disdik Jayawijaya dorong pendidikan muatan lokal Bahasa Baliem di SD

Disdik Jayawijaya dorong pendidikan muatan lokal Bahasa Baliem di SD

Personel Polres Tolikara patroli malam untuk beri rasa aman

Personel Polres Tolikara patroli malam untuk beri rasa aman

Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

Video

Realisasi penyaluran SPHP Bulog Papua dan Papua Barat capai 20.567 ton

Realisasi penyaluran SPHP Bulog Papua dan Papua Barat capai 20.567 ton

Logo Footer Antaranews papua
papua.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Artikel
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video