Logo Header Antaranews Papua

Disbud Biak Numfor perjuangkan DAK untuk pembinaan budaya daerah

Selasa, 6 November 2018 20:38 WIB
Image Print
Arsip budaya. Penari Biak Numfor sedang memperagakan tari wor dan Yospan dalam rangka menghibur warga pada festival Biak Munara Wampasi. (Antaranews Papua/Muhsidin).
Pada 2017 Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang-undang tentang kebudayaan guna memajukan kebudayaan secara nasional di Tanah Air, dan tahun depan diharapkan Disbud Biak akan memperoleh kucuran bantuan DAK kebudayaan

Biak (Antaranews Papua) - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Biak Numfor, Papua, tengah memperjuangkan dana lokasi khusus (DAK) 2019 untuk pembinaan kebudayaan daerah.

"Pada 2017 Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang-undang tentang kebudayaan guna memajukan kebudayaan secara nasional di Tanah Air, dan tahun depan diharapkan Disbud Biak akan memperoleh kucuran bantuan DAK kebudayaan," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor Aner Rumakito di Biak, Selasa.

Ia mengakui, sejak Indonesia Merdeka 73 tahun lalu, baru sekarang Indonesia memiliki UU tentang Kebudayaan sehingga pada 2019 bidang kebudayaan akan punya anggaran tersendiri.

Aner mengatakan pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan harus menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).

Pokok pikiran itu, lanjut Kadisbud, diharapkan menjadi salah satu landasan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) berikutnya.

Kadibus Aner mengatakan berdasarkan PPKD, pemerintah baik pusat maupun daerah akan lebih mudah dalam melakukan perumusan Strategi Kebudayaan baik daerah maupun nasional.

"Dengan adanya pemberian bantuan DAK serta perumusan kebijakan terkait kebudayaan dapat lebih jelas, tepat, dan konkrit," ujarnya.

Jajaran Disbud Biak, menurut Aner Ruakito, telah menyelesaikan dan menyerahkan pokok pikiran kebudayaan daerahnya untuk bisa memperoleh bantuan anggaran DAK 2019.

Berdasarkan data pembinaan, budaya lokal Biak antara lain pembinaan tari khas Papua di sanggar seni, atraksi berjalan di atas batu panas (apen byaren), snapmor (menangkap ikan di air surut/meti) serta beragam kesenian khas adat budaya Biak.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026