Logo Header Antaranews Papua

Harga ikan segar di Jayapura tembus Rp200 ribu/ekor

Kamis, 10 Januari 2019 08:54 WIB
Image Print
Suasana penjualan ikan di Pasar Yotefa, Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua (ANTRAA News Papua/Musa Abubar)
Selain tuna, harga ikan cakalang juga naik tajam yang berukuran kecil Rp50.000 sementara yang berukuran sedang Rp100.000/ekor

Jayapura (ANTARA News Pupua) - Harga ikan segar seperti tuna berukuran sedang yang dulunya dijual Rp30 ribu/ekor di Pasar Yotefa, Abepura Kota Jayapura, Papua, kini naik drastis hingga mencapai Rp200 ribu/ekor

Reski, salah salah satu pembeli ikan di Pasar Yotefa di Jayapura, Kamis, mengatakan harga beragam jenis ikan di pasar Yotefa sangat mahal.

"Selain tuna (ekor kuning), harga ikan cakalang juga naik tajam yang berukuran kecil Rp50.000 sementara yang berukuran sedang Rp100.000/ekor," ujarnya.

Sementara yang sudah dipotong juga mahal, satu potong dijual dengan Rp30.000/potong.

"Ikan kombong yang dijual per tumpuk juga mahal sekali. Satu tumpuk kecil berisi lima ekor seharga Rp30.000," ujarnya.

Sedangkan yang agak besar per tumpuknya yakni hanya empat ekor dijual dengan harga Rp50.000.

Berbeda dengan ikan kakap merah atau biasanya dikenal dengan sebutan ikan batu. Seekor berukuran sedang dijual dengan harga Rp200.000/ekor.

Amir, salah satu pedagang ikan di Pasar Yotefa mengaku memang harga ikan yang dipatok agak mahal karena kini cuaca buruk yakni angin kencang dan gelombang laut.

"Karena angin dan gelombang maka nelayan juga susah mencari ikan, sehingga stok terbatas dan harganya pun melonjak," ujarnya.

Ia mengakui gelombang tinggi dan angin kencang ini juga sering diingatkan oleh BBMKG Jayapura sehingga nelayan selalu waspada saat melaut.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, mengeluarkan peringatan badai/cuaca buruk yang berlaku hingga Kamis (10/1).

Waspada tinggi gelombang mencapai 2,5-3,0 meter berpeluang terjadi di perairan Samudera Pasifik Utara Jayapura, Perairan Biak dan Peraturan Jayapura-Sarmi.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026