Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat menyebut Toko Tani Indonesia (TTI) yang telah disediakan berfungsi untuk menampung hasil kebun dari mama-mama Papua.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika Yulius Koga di Timika, Rabu, (19/2) mengatakan hasil kebun mama-mama Papua khususnya kelompok binaan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura setempat akan dibeli dan kemudian dijajakan dalam toko tani tersebut.
"Jadi kami saling bekerjasama dan pembelian hasil kebun mama-mama Papua bukan hanya pada satu kelompok saja tetapi semua kelompok yang dibina dinas terkait," katanya.
Menurut Koga, apa yang dilakukan sebagai upaya untuk bagaimana mama-mama Papua bisa bertani terus menerus tetapi juga merasa senang karena hasil kebun terjual habis.
"Selain itu juga membeli hasil perikanan dari kelompok binaan Dinas Perikanan Mimika dan komunitas ayam petelur," ujarnya.
Dia menjelaskan kehadiran toko tani untuk membantu para petani, peternak dan nelayan Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika yang sulit untuk menjual hasil kebun.
"Harga komoditas yang dijual di toko tani ini juga sangat terjangkau sehingga dapat mengendalikan harga pangan," katanya lagi.
Dia menambahkan toko tani telah didirikan sejak 2022 dan hingga kini masih terus berjalan untuk membantu masyarakat khususnya petani untuk menjual hasil pertanian.