Logo Header Antaranews Papua

Dinas PUPR Papeg minta 8 kabupaten percepat bangunan infrastruktur

Rabu, 9 Juli 2025 17:57 WIB
Image Print
Kepala Dinas PUPR Papua Pegunungan Tunggul W Panggabean saat diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Pegunungan (Papeg) mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di delapan kabupaten di provinsi setempat.

Kepala Dinas PUPR Papua Pegunungan Tunggul W Panggabean di Wamena, Rabu, mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur harus dilakukan untuk meminimalkan kesenjangan sosial dan ekonomi di delapan kabupaten.

“Kami berharap setiap Dinas PUPR dari delapan kabupaten untuk mengusulkan perencanaan pembangunan di daerahnya supaya terprogram dengan baik dalam membantu meningkatkan kesejahteraan daerah itu,” katanya.

Menurut dia, setiap daerah di Papua Pegunungan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis bisa mengusulkan pembangunan daerahnya, baik menggunakan APBD provinsi maupun APBN.

“Pembangunan di kabupaten itu ada yang menggunakan APBD kabupaten maupun provinsi, sehingga yang menjadi tugas provinsi harus dapat diusulkan agar sasaran pembangunannya tercapai,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk pembangunan infrastruktur yang menggunakan APBN, OPD teknis tidak bisa langsung melobi ke Kementerian Pekerjaan Umum RI maupun Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, tetapi harus melalui provinsi.

“Kami sudah tekankan dalam pertemuan beberapa waktu lalu, setiap pembangunan infrastruktur yang menggunakan alokasi APBN harus melalui provinsi supaya usulan itu dapat dijawab pusat. Tanpa koordinasi, usulan itu bisa tidak dijalankan,” katanya.

Dia menambahkan alokasi APBD yang diterima oleh Dinas PUPR Papua Pegunungan saat ini sekitar Rp500 miliar.

“Kami berharap perencanaan pembangunan yang telah diusulkan pada tahun lalu dapat dikerjakan tahun ini juga, sehingga terisolasian antara kabupaten satu dan lainnya di Papua Pegunungan dapat dijangkau serta membantu meningkatkan perekonomian bagi masyarakat daerah ini,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026