
Bank Indonesia sebut kas titipan di Wamena mencapai Rp200 miliar

Nilai titipan berbeda sesuai kebutuhan daerah
Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua menyebutkan nilai kas titipan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencapai Rp200 miliar.
Kepala Perwakilan BI Papua Faturacman di Wamena, Kamis, mengatakan daerah memiliki nilai kas titipan BI, yang berbeda-beda.
"Kami di tanah Papua memiliki tujuh penitipan kas atau kas titipan yaitu di Wamena, Merauke, Sorong, Serui, Biak, Nabire, dan Timika. Nilai kas yang kami titipkan berbeda sesuai kebutuhan daerah," katanya.
Menurut dia, untuk mengoptimalkan peredaran uang di daerah melalui perbankan, maka pihaknya menitipkan kas.
"Kalau di sini (Wamena) kami punya kas titipan yang dikelola oleh Bank Papua. Dan, uang itu dapat digunakan oleh perbankan untuk memenuhi kebutuhan uang," ujarnya.
Dia menjelaskan selain itu pihaknya juga memiliki program kas keliling dengan fokus utama menarik uang yang sudah tidak memenuhi syarat di masyarakat.
"Uang yang sudah tidak layak edar, kumal, dan lain sebagainya akan ditarik kembali ke BI melalui kas keliling dan diganti dengan uang yang baru," katanya.
Dia menambahkan kegiatan kas keliling ini dilakukan di seluruh daerah di tanah Papua.
"Minggu depan kami jadwalkan akan ke Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Beberapa Minggu lalu, kami ke Asmat, Papua Selatan, untuk memastikan kondisi uang yang beredar di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi layak dan baik," ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
