
Uncen-PTFI jalin kerja sama bangun pendidikan inklusif di Papua

Jayapura (ANTARA) - Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.
Rektor Universitas Cenderawasih Oscar Oswald O. Wambrauw dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Selasa, mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan kunci dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
"Oleh karena itu, sinergi antara Uncen dan PT Freeport Indonesia ini bukan sekadar kerja sama kelembagaan tetapi merupakan komitmen nyata untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan," katanya.
Menurut Oscar, penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis Universitas Cenderawasih dengan PT Freeport Indonesia.
"Ini merupakan kelanjutan dari perjalanan kolaborasi panjang yang telah terjalin dengan baik, termasuk momentum bersejarah serah terima Gedung Sains dan Kemitraan Uncen pada Desember 2025," ujarnya.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan kerja sama antara perusahaan dengan universitas atau institusi pendidikan sangat penting untuk memadukan antara supply and demand requirement.
"Freeport membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni untuk menjalankan pertambangan, Uncen akan mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengorbankan kurikulum yang sudah ada atau standar nasional yang ada," katanya.
Dia menjelaskan Freeport Indonesia dan Uncen memiliki sejarah hubungan yang erat sekali di mana banyak kerja sama yang telah dilakukan mulai dari penelitian mengenai Singing Dog di Grasberg, penelitian sosial antropologi, penelitian kepemilikan adat suku Amungme, dan kerja sama dalam bentuk pengajaran.
"Dengan bangga dan senang sekali hari ini kami menandatangani MoU PTFI dengan Uncen yang akan memayungi berbagai kerja sama kita di bidang pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi, peningkatan kapasitas SDM, dan program kolaboratif lainnya," ujarnya.
Dia menambahkan, MoU antara PTFI, Uncen, dan Arizona State University untuk meningkatkan kualitas pendidikan menuju akreditasi yang lebih tinggi lagi kemudian penandatanganan Perjanjian Kerja (PKS) PTFI dengan Uncen Jayapura untuk program praktisi mengajar dengan kegiatan antara lain pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, dan pendidikan karakter.
Saat ini sebanyak 332 alumnus Uncen bekerja sebagai tenaga kerja profesional di PTFI. Penerima manfaat beasiswa Uncen dari Freeport berjumlah 255 orang, dan saat ini yang masih aktif sejumlah 51 mahasiswa yang ke depannya akan terus meningkat.
"Hal ini mencerminkan dampak nyata sinergi industri dan akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Uncen-PTFI jalin kerja sama bangun pendidikan inklusif di Papua
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
