
Pemkab Jayapura perkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat

Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat melalui jalinan kerja sama strategis dengan tiga klinik berbasis gereja di daerah setempat.
"Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan gratis bagi masyarakat khususnya orang asli Papua (OAP)," kata Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Selasa.
Dia menjelaskan langkah tersebut wujud komitmen pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi kendala akses terhadap layanan medis.
"Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak," ujarnya.
Dia menjelaskan keberadaan klinik berbasis gereja memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan karena berada lebih dekat dengan komunitas dan masyarakat di tingkat akar rumput.
"Kami berharap kerja sama ini dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak gereja dan lembaga keagamaan di Kabupaten Jayapura sehingga jaringan pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga di daerah ini," katanya.
Dia menambahkan tiga klinik yang menjalin kerja sama tersebut, yakni Klinik Gereja GIDI di Stakin Sentani, Klinik Gereja KIMI di Kampung Harapan, dan Klinik Gereja Katolik di kawasan Hawai.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayapura Dewi Sartika Wonda mengharapkan kehadiran klinik tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis dasar.
"Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses maupun yang belum memiliki BPJS Kesehatan," katanya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
