Sabtu, 24 Juni 2017

TNI selesaikan renovasi gereja Kampung Kibay di perbatasan RI-PNG

id TNI selesaikan renovasi gereja Kampung Kibay di perbatasan RI-PNG, Papua, Kodam Cenderawasih
TNI selesaikan renovasi gereja Kampung Kibay di perbatasan RI-PNG
Bangunan Gereja di Kampung Kibay yang telah rampung renovasinya. (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Keradaannya bangunan gereja yang sangat terpencil dan jauh dari jangkauan Pemerintah Kabupaten Keerom, membuat kondisinya dan kampung pedalaman ini menjadi seakan agak tertinggal dengan daerah-daerah lain di Distrik Arso.
Jayapura (Antara Papua) - Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 122/TS berhasil menyelesaikan pekerjaan renovasi bangunan gereja yang terletak di Kampung Kibay, Distrik Arsi Timur, Kabupaten Keerom, Papua, yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea (PNG).

Komanda Kompi (Danki) Satgas Pamtas Yonif 122/TS Lettu Inf Marwan Parapat ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, mengatakan sebelumnya bangunan gereja itu tidak terselesaikan selama kurang lebih delapan tahun, sehingga membuat prajurit TNI asal Kota Pematang Siantar, Medan, itu tergugah untuk memperbaikinya.

"Keradaannya bangunan gereja yang sangat terpencil dan jauh dari jangkauan Pemerintah Kabupaten Keerom, membuat kondisinya dan kampung pedalaman ini menjadi seakan agak tertinggal dengan daerah-daerah lain di Distrik Arso,"katanya.

Kampung Kibay, kata dia, memiliki lua kurang lebih tiga hektar yang berbatasan langsung dengan Scontohiao bagian timur milik negara PNG ini, mulai tampak berubah setelah hadirnya pasukan penjaga perbatasan dari Yonif 122/Tombak Sakti.

"Salah satu Danpos di Kaliasin memberikan saran untuk perlu segera merenovasi gereja yang terlihat usang dan terbengkalai itu. Padahal sebelum-sebelumnya, kami berhasil mengaliri listrik, membangun pondok tv, membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak. Kini kami menyumbangkan lagi kepedulian dengan merenovasi sebuah gereja yang sudah delapan tahun terbengkalai dan dibiarkan kumuh,"katanya.

Marwan mengaku pasukannya tidak pernah berhenti menyumbangkan ide dan kreatifitasnya untuk mempercantik dan memperindah kampung pedalaman yang berjarak kurang lebih 40 KM dari Kampung Yetti Distrik Arso Timur.

Sementara itu, Lettu Inf Sugiharto selaku Danpos Kaliasin mengatakan renovasi bangunan gereja yang sudah delapan tahun terbengkalai pembangunanan itu berhasil mengajak seluruh anggotanya dan warga Kampung Kibay untuk bahu-membahu bersama-sama merenovasi gereja yang terletak diujung kampung itu.

"Jadi, Sabtu kemarin Kapten Inf Mula Siagian mewakili atasan meresmikan dan kami persembahkan Gereja Santo Mikael yang cantik dan indah itu kepada seluruh warga Kampung Kibay, kiranya Tuhan memberkati," Sugiharto.

Julianus Kuntui, Ketua Jemaat di kampung memberikan apresiasi kepada Satgas Pamtas Yonif 122/TS yang sudah membantu merenovasi bangunan gereja.

"Akhirnya kami bisa beribadah dengan nyaman berkat bapak-bapak TNI," katanya Kuntui.

Secara terpisah, Komanda Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak Sakti Mayor Inf Sigit Sugiharto mengatakan perbaikan bangunan gedung gereja itu dilakukan selama dua bulan.

"Anggota dilapangan merampungkan renovasi bangunan gereja itu dalam waktu dua bulan dan itu juga mendapat bantuan dari warga setempat dalam pengerjaannya. Ini menunjukkan sikap kegotong royongan mulai tercipta dan terjaga,"katanya. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga