Warga Papua peringati dua abad Kapitan Pattimura

id Warga Papua peringati dua abad Kapitan Pattimura
Warga Papua peringati dua abad Kapitan Pattimura
Ketua IKEMAL Se-pegunungan tengah Papua Christian Sohilait saat menyerahkan cendera mata kepada Asisten II Setda Provinsi Maluku, Ibu Maritje Lupulalan, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. (Foto: Antara Papua/Marius Frisson Yewun)
Sebelum ajalnya tiba, ia berkata, Pattimura tua akan mati, tetapi akan bangkit lagi Pattimura muda untuk meneruskan perjuangan ini. Saya ingin menghimbau semua basudara (bersaudara) di tanah Papua, khususnya di pegunungan tengah Papua agar terus mema
Wamena (Antara Papua) - Ribuan warga Maluku di wilayah pegunungan tengah Provinsi Papua memperingati dua abad semangat Pahlawan Nasional Indonesia Kapitan Pattimura, di Lapangan Pendidikan Wamena, Senin (15/5) malam hingga Selasa dini hari.

Gubernur Provinsi Maluku dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Maluku Maritje Lupulalan, di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, mengatakan api semangat Kapitan Pattimura adalah dasar bagi warga Maluku untuk bersama-sama elemen bangsa lainnya dalam melanjutkan cita-cita perjuangan nasional.

"Sebelum ajalnya tiba, ia berkata, Pattimura tua akan mati, tetapi akan bangkit lagi Pattimura muda untuk meneruskan perjuangan ini. Saya ingin menghimbau semua basudara (bersaudara) di tanah Papua, khususnya di pegunungan tengah Papua agar terus memaknai ikrar janji tersebut dalam kerja dan karya yang nyata," ujarnya.

Melalui peringatan Pattimura Ke-200 tahun, kata dia, warga Maluku se-pegunungan tengah Papua berkomitmen mempertahankan perjuangan Pattimura dan mendukung pembangunan pemerintah.

"Mari kita membangun perdamaian dan persaudaraan sejati sesama anak bangsa dalam konteks kehidupan ber-Bhinneka Tunggal Ika. Mari kita bangun persaudaraan di antara sesama, mari kita membangun perdamaian dalam cinta damai yang tulus dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) se-pegunungan tengah Papua Chirstian Sohilait, mengatakan perayaan dua abad itu dilakukan karena melalui semangat Kapitan Pattimura melawan penjajahan, sehingga warga Maluku bisa berada di rantauan tanah Papua.

Chirstian mengimbau seluruh masyarakat Maluku di pegunungan Papua untuk menjadi teladan dalam berbagai sektor pembangunan.

"Sebagai Ketua IKEMAL se-pegunungan tengah Papua, saya hanya mau sampaikan tiga hal. Pertama ingat bahwa kita ini ada orang yang menjadi teladan yaitu Pattimura. Ingat kita ada di rantau, perjuangan kita bukan dengan fisik dan yang ketiga, semangat Pattimura dua abad yang lalu, harus terus berkobar seperti obor yang kita nyalakan malam ini," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya itu juga meminta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat di wilayah pegunungan Papua untuk ikut menjaga dan melindungi warga Maluku. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga