Presiden SBY: Aceh sampai Papua mesti makmur bersama
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (dua kanan) didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono (kanan) menyapa peserta saat membuka Sail Raja Ampat 2014 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (23/8). Acara puncak Sail Raja Ampat 2014 dimeriahkan dengan atraksi terjun payung, parade Kapal Perang dan sejumlah tarian tradisional. (Foto ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
"Kita ingin Indonesia dari Aceh sampai Papua maju bersama, makmur bersama," kata Presiden SBY dalam sambutannya pada acara puncak Sail Raja Ampat 2014 di Pantai Waisai Torang Cinta, Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu.
Menurut Yudhoyono, situasi yang semakin aman dan damai diperlukan guna membangun dan melaksanakan implementasi program MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia).
Dengan demikian, maka tingkat kesejahteraan rakyat di setiap wilayah Indonesia dapat meningkat secara signifikan termasuk koridor di kawasan timur Indonesia seperti tanah Papua.
Ia mengingatkan pemerintah juga telah menyiapkan dana otonomi khusus termasuk di Papua dan Papua Barat yang diperkirakan mencapai sekitar Rp7 triliun pada tahun mendatang.
Sedangkan mengenai penyelenggaraan Sail Raja Ampat, Presiden menyatakan acara itu bertujuan meningkatkan kekuatan sumber daya alam dan kepariwisataan hari ini Sail Raja Ampat agar kekuatan maritim Indonesia juga bisa tumbuh lebih pesat.
"Kalau semua potensi digerakkan, lima atau 10 atau 15 tahun lagi tanah Papua akan bergerak menjadi daerah yang makin maju dan makin makmur," katanya.
Pesawat Presiden dan rombongan tiba di Bandara Domine Eduard Osok Sorong pada Jumat (22/8) sekitar pukul 15.50 Waktu Indonesia Timur (WIT).
Presiden didampingi sejumlah pejabat dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.
Selain itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro serta Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi serta Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Selanjutnya, Presiden Yudhoyono beserta rombongan naik KRI Makassar-590 pada Jumat (22/8) sore ke tempat pelaksanaan acara Sail Raja Ampat 2014.
Sedangkan untuk kembali ke Sorong, Papua Barat, Presiden SBY dan rombongan juga akan menggunakan KRI Makassar-590 sebelum bertolak ke Manokwari dengan menggunakan pesawat terbang, Minggu (24/8).
Acara Sail Raja Ampat 2014 yang merupakan acara tahunan Sail Indonesia juga pernah digelar sebelumnya di Bunaken, Banda, Wakatobi-Belitong, Morotai, dan Komodo. (*)
Pewarta : Oleh Muhammad Razi Rahman
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dispar Biak Numfor agendakan kontes kapal layar wisata Internasional 2024
11 March 2024 12:21 WIB, 2024
Berbagai objek wisata di Biak menjadi pilihan warga berlibur awal tahun
01 January 2024 13:13 WIB, 2024
Pemkab Biak Numfir minta masyarakat menjaga fasilitas umum dibangun pemda
09 December 2023 13:28 WIB, 2023
TNI AL-Kementerian Investasi adakan bakti sosial kesehatan dukung STC Biak
21 November 2023 15:24 WIB, 2023
2.000 pelajar-ASN Biak bersihkan sampah jelang Sail Teluk Cenderawasih
17 November 2023 15:55 WIB, 2023
Dinkes siagakan 50 nakes melayani pengunjung Sail Teluk Cenderawasih
16 November 2023 10:38 WIB, 2023
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan dukung pembukaan lahan pertanian 800 hektare di Jayawijaya
22 April 2026 11:40 WIB
Wali Kota Jayapura serahkan bantuan keagamaan Rp100 juta bagi TK di Kotaraja
20 April 2026 19:01 WIB