Gubernur Papua apresiasi ekspor beras ke PNG
Selasa, 14 Februari 2017 18:00 WIB
Mentan dan Gubernur Papua di lahan sawah Merauke Mentan Amran Sulaiman, dan Gubernur Papua Lukas Enembe, di lahan sawah petani di Marauke, Provinsi Papua, Senin (13/2). (Foto: Antara Papua/Marius Frisson Yewun)
Jayapura (Antara Papua) - Gubernur Papua Lukas Enembe mengapresiasi pelaksanaan ekspor perdana beras hasil produksi petani di Kabupaten Merauke ke Papua Nugini (PNG) yang bertetangga langsung dengan daerah tersebut.
"Mereka (petani Merauke) sudah produksi dan sebagian besar kita ekspor ke PNG. Menteri Pertanian sudah menyerahkan beras itu kepada Konsul PNG untuk Indonesia di Jayapura, dan ini yang pertama dari Papua kepada masyarakat PNG," ujarnya di Jayapura, Selasa.
Ia menjelaskan hubungan dagang antarmasyarakat Indonesia yang ada di Papua dengan masyarakat PNG sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, hanya baru kali ini dilakukan melalui proses yang resmi.
"Hubungan dagang ini sebelumnya sudah berjalan, hanya dilakukan dengan kontak antarindividu, dan sekarang sudah resmi tercatat sebagai ekspor kita ke PNG," kata dia.
Lukas Enembe juga memuji bantuan alat pertanian yang diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman kepada petani Merauke pada 13 Februari 2017.
"Kemarin pak Menteri Pertanian sudah datang untuk panen raya dan serahkan bantuan alat mekanisasi, luar biasa alat itu" ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Amran Sulaiman meminta pemerintah Kabupaten Merauke tidak sekadar melaksanakan ekspor ke PNG, melainkan juga ke negara lain.
Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan sarana dan prasarana pertanian sebab Presiden Joko Widodo berjanji membangun daerah-daerah yang sebelumnya tidak tersentuh oleh pembangunan.
"Aku senang lihat pembangunan di sini dan Pak Presiden berpesan untuk hadir di tengah rakyat, membangun dari pinggiran, khususnya Papua," katanya. (*)
"Mereka (petani Merauke) sudah produksi dan sebagian besar kita ekspor ke PNG. Menteri Pertanian sudah menyerahkan beras itu kepada Konsul PNG untuk Indonesia di Jayapura, dan ini yang pertama dari Papua kepada masyarakat PNG," ujarnya di Jayapura, Selasa.
Ia menjelaskan hubungan dagang antarmasyarakat Indonesia yang ada di Papua dengan masyarakat PNG sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, hanya baru kali ini dilakukan melalui proses yang resmi.
"Hubungan dagang ini sebelumnya sudah berjalan, hanya dilakukan dengan kontak antarindividu, dan sekarang sudah resmi tercatat sebagai ekspor kita ke PNG," kata dia.
Lukas Enembe juga memuji bantuan alat pertanian yang diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman kepada petani Merauke pada 13 Februari 2017.
"Kemarin pak Menteri Pertanian sudah datang untuk panen raya dan serahkan bantuan alat mekanisasi, luar biasa alat itu" ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Amran Sulaiman meminta pemerintah Kabupaten Merauke tidak sekadar melaksanakan ekspor ke PNG, melainkan juga ke negara lain.
Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan sarana dan prasarana pertanian sebab Presiden Joko Widodo berjanji membangun daerah-daerah yang sebelumnya tidak tersentuh oleh pembangunan.
"Aku senang lihat pembangunan di sini dan Pak Presiden berpesan untuk hadir di tengah rakyat, membangun dari pinggiran, khususnya Papua," katanya. (*)
Pewarta : Pewarta: Dhias Suwandi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
BPS Papua sebut 20 komoditas di Bumi Cenderawasih penyumbang inflasi pada Maret 2026
02 April 2026 12:30 WIB
BPS sebut tiga negara tujuan utama jadi ekspor besar Papua pada Februari 2026
02 April 2026 12:26 WIB