Mobil pintar TNI menyambangi SD Arso Keerom
Rabu, 10 Oktober 2018 19:05 WIB
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif PR 501 Kostrad membelakangi mobil pintar dan berpose bersama murid-murid SD Inpres Arso VII, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (10/10) (Dokumen Yonif PR 501/Kostrad)
Jayapura (Antaranews Papua) - Mobil pintar milik Yonif Para Raider 501 Kostrad menyambangi SD Inpres Arso VII yang terletak di Jalan Arso VII, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (10/10) pagi.
Danyon Para Raider 501 Kostrad Letkol Inf Eko Anthoni Chandra ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Rabu menjelaskan bahwa mobil pintar yang dimaksud ini adalah truk yang diisi oleh buku-buku pelajaran dan ilmu pengetahuan, atau seperti perpusatakaan keliling.
"Tujuan dari kegiatan mobil pintar ini adalah untuk membangkitkan minat membaca untuk anak anak. Selain itu sebagai sarana untuk membantu mewujudkan program pemerintah dalam memberantas buta aksara," katanya.
Dengan banyak membaca, kata dia, maka anak-anak yang tinggal di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) khususnya yang berada di Kabupaten Keerom bisa menjadi cerdas dan banyak pengetahuan. "Apabila anak-anak cerdas, maka diharapkan kedepan Indonesia akan menjadi negara yang mampu bersaing di dunia," katanya.
Ia mengungkapkan kegembiraan terpancar dari wajah anak-anak SD Inpres Arso VII ketika mengetahui bahwa mobil pintar milik Yonif Para Raider 501 Kostrad yang bertugas sebagai satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan (pamtas) menyambangi sekolah mereka.
"Memang kami sudah sampaikan ke Kepala Sekolah SD Inpres Arso VII, Pak Robiwaluddin, sehari sebelumnya bahwa hari ini mobil pintar akan datang ke sekolah," katanya.
Pada momentum itu, lanjut Anthoni sapaan akrab Letkol Inf Eko Anthoni Chandra, terlihat secara bergantian anak-anak menaiki mobil pintar untuk mencari buku yang menjadi kegemaran mereka.
"Setelah mendapatkan buku yang mereka cari, langsung membentuk kelompok-kelompok untuk membaca buku yang telah dipilih. Tak jarang personel saya menguji kemampuan membaca mereka dengan menunjuk suatu kata atau kalimat secara acak agar dibaca dengan seksama, dan memang masih ada yang belum lancar baca," katanya.
Bagi murid yang belum lancar membaca, kata dia, personel yang memandu mobil pintar langsung membimbing mereka dalam mengeja bacaan atau kalimat dari buku yang dibaca.
"Karena memang tujuan khusus dari kegiatan mobil pintar berkeliling di tiap SD yang ada di Kabupaten Keerom, terutama di SD Inpres Arso VII adalah untuk membantu memperlancar membaca murid-murid SD," kata Anthoni.
Sementara itu, Robiwaluddin Kepala Sekolah SD Inpres VII mengaku terbantu dengan adanya mobil pintar dari Yonif Para Raider 501 Kostrad yang menyambangi sekolah tersebut.
"Memang ini adalah kesekian kalinya mobil pintar Satgas mendatangi sekolah ini, dan kami bisa merasakan perkembangan kemampuan membaca murid-murid, khususnya untuk murid Kelas II, III dan IV yang memang masih sangat membutuhkan bimbingan untuk memperlancar kemampuan membaca mereka," katanya. (*/adv)
Danyon Para Raider 501 Kostrad Letkol Inf Eko Anthoni Chandra ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Rabu menjelaskan bahwa mobil pintar yang dimaksud ini adalah truk yang diisi oleh buku-buku pelajaran dan ilmu pengetahuan, atau seperti perpusatakaan keliling.
"Tujuan dari kegiatan mobil pintar ini adalah untuk membangkitkan minat membaca untuk anak anak. Selain itu sebagai sarana untuk membantu mewujudkan program pemerintah dalam memberantas buta aksara," katanya.
Dengan banyak membaca, kata dia, maka anak-anak yang tinggal di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) khususnya yang berada di Kabupaten Keerom bisa menjadi cerdas dan banyak pengetahuan. "Apabila anak-anak cerdas, maka diharapkan kedepan Indonesia akan menjadi negara yang mampu bersaing di dunia," katanya.
Ia mengungkapkan kegembiraan terpancar dari wajah anak-anak SD Inpres Arso VII ketika mengetahui bahwa mobil pintar milik Yonif Para Raider 501 Kostrad yang bertugas sebagai satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan (pamtas) menyambangi sekolah mereka.
"Memang kami sudah sampaikan ke Kepala Sekolah SD Inpres Arso VII, Pak Robiwaluddin, sehari sebelumnya bahwa hari ini mobil pintar akan datang ke sekolah," katanya.
Pada momentum itu, lanjut Anthoni sapaan akrab Letkol Inf Eko Anthoni Chandra, terlihat secara bergantian anak-anak menaiki mobil pintar untuk mencari buku yang menjadi kegemaran mereka.
"Setelah mendapatkan buku yang mereka cari, langsung membentuk kelompok-kelompok untuk membaca buku yang telah dipilih. Tak jarang personel saya menguji kemampuan membaca mereka dengan menunjuk suatu kata atau kalimat secara acak agar dibaca dengan seksama, dan memang masih ada yang belum lancar baca," katanya.
Bagi murid yang belum lancar membaca, kata dia, personel yang memandu mobil pintar langsung membimbing mereka dalam mengeja bacaan atau kalimat dari buku yang dibaca.
"Karena memang tujuan khusus dari kegiatan mobil pintar berkeliling di tiap SD yang ada di Kabupaten Keerom, terutama di SD Inpres Arso VII adalah untuk membantu memperlancar membaca murid-murid SD," kata Anthoni.
Sementara itu, Robiwaluddin Kepala Sekolah SD Inpres VII mengaku terbantu dengan adanya mobil pintar dari Yonif Para Raider 501 Kostrad yang menyambangi sekolah tersebut.
"Memang ini adalah kesekian kalinya mobil pintar Satgas mendatangi sekolah ini, dan kami bisa merasakan perkembangan kemampuan membaca murid-murid, khususnya untuk murid Kelas II, III dan IV yang memang masih sangat membutuhkan bimbingan untuk memperlancar kemampuan membaca mereka," katanya. (*/adv)
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik sebut Bantuan pendidikan Kartu Biak Pintar langsung diterima rekening siswa
26 October 2025 21:28 WIB
Lomba AKSI Festival Biak Pintar ruang siswa eksplorasi ilmu pengetahuan
03 August 2024 18:44 WIB, 2024
Pameran UMKM Festival Biak Pintar berikan dampak ekonomi bagi warga OAP
03 August 2024 11:57 WIB, 2024
Dirjen GTK Kemendikbudristek: Festival Biak Pintar angkat prestasi belajar siswa
01 August 2024 19:43 WIB, 2024