Karantina Pertanian Merauke : 2.659 Kg gaharu dikirim ke Jakarta
Jumat, 7 Agustus 2020 17:13 WIB
Pejabat Karantina Pertanian Merauke menunjukkan kayu gaharu yang menjadi salah satu komiditas Kabupaten Merauke, Papua. (ANTARA /HO-Karantina Pertanian Merauke)
Jayapura (ANTARA) - Karantina Pertanian Merauke menyebutkan pada awal Agustus 2020 sebanyak 2.659 KG gaharu telah dikirim ke Jakarta.
"Awal minggu, sudah dua kali pengiriman gaharu dari pengguna jasa rutin yang menggunakan PPK Online," kata Alek Mawardi, pejabat Karantina Pertanian Merauke yang bertugas di cargo Bandara Mopah, Kabupaten Merauke, Papua ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Jumat.
Pengiriman dilakukan dua pengguna jasa dengan tujuan yang sama. "Pada Rabu pekan ini CV. PL sudah kirim. Dua hari kemudian Jumat (07/08) CV SR juga kirim. Tujuannya ke Jakarta," katanya.
Namun, kata dia, sebelum diberangkatkan, kayu gaharu diperiksa dengan melihat kebenaran jumlah, dan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan, seperti SATS-DN dari BKSDA Merauke.
"Total sebanyak 2.659 kg gaharu dengan nilai Rp797 juta," katanya.
Setelah pemeriksaan selesai, diterbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan antar area (KT-12) dan gaharu siap di terbangkan.
Gaharu selain sebagai bahan wewangian, kata dia, kayu gaharu juga banyak dijadikan sebagai aksesoris, bahan kosmetik, ritual kebudayaan dan adat istiadat.
"Hasil hutan yang bernilai tinggi ini menjadi primadona bagi kebanyakan masyarakat. Gaharu atau Aquilaria filarta memiliki warna kehitaman pekat dan mengandung kandungan resin yang terkenal sebagai bahan pelengkap wangi-wangian karena memiliki aroma harum yang sangat khas," katanya.
"Awal minggu, sudah dua kali pengiriman gaharu dari pengguna jasa rutin yang menggunakan PPK Online," kata Alek Mawardi, pejabat Karantina Pertanian Merauke yang bertugas di cargo Bandara Mopah, Kabupaten Merauke, Papua ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Jumat.
Pengiriman dilakukan dua pengguna jasa dengan tujuan yang sama. "Pada Rabu pekan ini CV. PL sudah kirim. Dua hari kemudian Jumat (07/08) CV SR juga kirim. Tujuannya ke Jakarta," katanya.
Namun, kata dia, sebelum diberangkatkan, kayu gaharu diperiksa dengan melihat kebenaran jumlah, dan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan, seperti SATS-DN dari BKSDA Merauke.
"Total sebanyak 2.659 kg gaharu dengan nilai Rp797 juta," katanya.
Setelah pemeriksaan selesai, diterbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan antar area (KT-12) dan gaharu siap di terbangkan.
Gaharu selain sebagai bahan wewangian, kata dia, kayu gaharu juga banyak dijadikan sebagai aksesoris, bahan kosmetik, ritual kebudayaan dan adat istiadat.
"Hasil hutan yang bernilai tinggi ini menjadi primadona bagi kebanyakan masyarakat. Gaharu atau Aquilaria filarta memiliki warna kehitaman pekat dan mengandung kandungan resin yang terkenal sebagai bahan pelengkap wangi-wangian karena memiliki aroma harum yang sangat khas," katanya.
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Karantina Papua gagalkan pengiriman Kadal Gecko di Bandara Sentani Jayapura
27 December 2025 15:43 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PLN gandeng Kodam Cenderawasih perkuat pengamanan pembangunan kelistrikan Papua
10 May 2026 14:44 WIB
Wamen Angga sebut Papua harus jadi bagian pusat konektivitas digital Asia Pasifik
08 May 2026 14:42 WIB