Puluhan warga Distrik Kroptak mengungsi ke kampung Kendibam Kenyam
Sabtu, 1 Juli 2023 17:51 WIB
Anggota Polres Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (1/7/2023) memberikan bantuan makanan siap santap ke warga Distrik Kroptak yang mengungsi ke Kenyam. (FOTO ANTARA/HO/Dok Polres Nduga)
Jayapura (ANTARA) - Sebanyak 63 warga Distrik Kroptak, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan dengan berjalan kaki selama empat hari mengungsi hingga ke Kampung Kendibam, Distrik Kenyam.
Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Sabtu mengakui, sebanyak 63 warga Distrik Kroptak yang mengungsi itu terdapat sembilan orang balita.
Puluhan pengungsi itu tiba di Kenyam, Sabtu (1/7) 2023 dini hari setelah dijemput aparat keamanan di Kampung Kendibam menggunakan truk.
Sebelumnya Kepala BPBD Kenyam dan tokoh agama mendatangi polres untuk meminta bantuan pengamanan terhadap masyarakat yang mengungsi dari Kroptak.
"Belum dipastikan penyebab puluhan warga itu mengungsi karena yang terpenting kita membantu mereka tiba di Kenyam, " kata Rio.
Pihaknya menduga mengungsinya puluhan warga Kroptak itu kemungkinan karena adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sehingga masyarakat ketakutan dan keluar dari kampungnya.
"Walaupun demikian untuk memastikan penyebabnya kami akan meminta keterangan dari warga," katanya.
Ketika ditanya tentang situasi kamtibmas di wilayah Polres Nduga, kapolres mengaku relatif kondusif walaupun anggota tetap siaga dan waspada.
"Anggota tidak boleh lengah karena saat itulah KKB akan melakukan serangannya, " demikian Rio Aleksander Penelewan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jalan 4 hari, puluhan warga Distrik Kroptak-Nduga mengungsi ke Kenyam
Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan saat dihubungi ANTARA dari Jayapura, Sabtu mengakui, sebanyak 63 warga Distrik Kroptak yang mengungsi itu terdapat sembilan orang balita.
Puluhan pengungsi itu tiba di Kenyam, Sabtu (1/7) 2023 dini hari setelah dijemput aparat keamanan di Kampung Kendibam menggunakan truk.
Sebelumnya Kepala BPBD Kenyam dan tokoh agama mendatangi polres untuk meminta bantuan pengamanan terhadap masyarakat yang mengungsi dari Kroptak.
"Belum dipastikan penyebab puluhan warga itu mengungsi karena yang terpenting kita membantu mereka tiba di Kenyam, " kata Rio.
Pihaknya menduga mengungsinya puluhan warga Kroptak itu kemungkinan karena adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sehingga masyarakat ketakutan dan keluar dari kampungnya.
"Walaupun demikian untuk memastikan penyebabnya kami akan meminta keterangan dari warga," katanya.
Ketika ditanya tentang situasi kamtibmas di wilayah Polres Nduga, kapolres mengaku relatif kondusif walaupun anggota tetap siaga dan waspada.
"Anggota tidak boleh lengah karena saat itulah KKB akan melakukan serangannya, " demikian Rio Aleksander Penelewan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jalan 4 hari, puluhan warga Distrik Kroptak-Nduga mengungsi ke Kenyam
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolres AKBP Alfredo: Delapan warga Distrik Meborok dilaporkan terseret banjir
05 November 2025 21:40 WIB
Kapolres Nduga: Satu korban hanyut di Distrik Dal ditemukan meninggal dunia
05 November 2025 3:06 WIB
Pemkab Nduga salurkan bantuan Rp200 juta dua distrik terdampak banjir-tanah longsor
04 November 2025 15:54 WIB
Pemprov Papeg salurkan beras 4 ton untuk pengungsi bencana banjir Kabupaten Nduga
03 November 2025 16:55 WIB
15 orang hilang terseret banjir saat seberangi sungai Panpan di Distrik Dal Nduga
03 November 2025 13:55 WIB
TNI resmikan jembatan gantung Kampung Dal Kabupaten 0Nduga Papua Pegunungan
25 October 2025 19:06 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Pegunungan bangun penampungan bagi warga tidak mampu di Jayawijaya
25 April 2026 14:41 WIB