Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggelar Festival Sagu pada 24-26 April 2026 sebagai upaya mendorong kebangkitan ekonomi lokal berbasis potensi pangan daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan festival tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali peran sagu sebagai sumber kehidupan masyarakat Papua sekaligus komoditas unggulan daerah.
"Pelaksanaan, festival yang direncanakan berlangsung pada 24 hingga 26 April itu akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari diskusi ilmiah, demo produk olahan sagu, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan terkait perlindungan dan pengembangan sagu," katanya usai rapat persiapan Festival Sagu di Kantor Gubernur Papua di Kota Jayapura, Selasa.
Menurut Chistian, melalui festival ini, pihaknya ingin menegaskan bahwa sagu adalah kehidupan bagi masyarakat Papua sehingga ini juga menjadi momentum untuk bangkit dan memanfaatkan potensi sagu secara maksimal.
"Sehingga pada kegiatan festival tersebut akan ada sesi gelar wicara yang membahas berbagai hasil penelitian dan kajian tentang sagu yang melibatkan kementerian terkait, akademisi serta pelaku usaha," ujarnya.
Dia menjelaskan selain itu ada juga demo produk yang menampilkan beragam inovasi olahan sagu, mulai dari bahan baku hingga produk siap konsumsi seperti mi dan es krim.
"Karena melalui festival tersebut juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis, khususnya dalam hal regulasi untuk melindungi hutan sagu, meningkatkan budidaya, serta mendorong nilai tambah produk sagu agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas," katanya.
Dia menambahkan selama ini sejumlah produk berbasis sagu telah dikenal di berbagai daerah bahkan luar negeri, namun bahan bakunya banyak berasal dari Papua.
Karena itu, diperlukan langkah konkret agar masyarakat Papua dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.
Menurut dia, kalau daerah lain bisa mengembangkan dan mengekspor, seharusnya Papua juga bisa. Tantangannya ada pada budidaya dan pengelolaan yang perlu terus ditingkatkan.
"Kami berharap melalui Festival Sagu ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sagu semakin meningkat, sekaligus mendorong penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan," ujarnya.