Logo Header Antaranews Papua

LPPD Papua puas atas penampilan paduan suara Biak

Selasa, 6 Oktober 2015 13:10 WIB
Image Print
Paduan suara asal Papua saat tampil di Pesparawi Nasional 2015, di Kota Ambon, Provinsi Maluku. (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
"Kami merasa puas dan mengucapkan banyak terima kasih atas perjuangan para peserta menampilkan yang terbaik," kata Ketua Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Papua, Constant Karma.

Ambon (Antara Papua) - Ketua Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Papua, Constant Karma mengaku puas atas penampilan paduan suara anak yang berasal dari Kabupaten Biak pada Senin malam (5/10) bertempat di Gedung Siwalima, Kota Ambon.

"Kami merasa puas dan mengucapkan banyak terima kasih atas perjuangan para peserta menampilkan yang terbaik," katanya di Ambon, Selasa.

Menurut Karma, dengan penampilan terbaik dari paduan suara anak tim Biak diharapkan Papua bisa memperoleh hasil terbaik.

"Dengan hasil terbaik ini diharapkan Papua bisa menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XII," ujarnya.

Senada dengan Ketua LPPD Provinsi Papua, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Biak Numfor, Agus Filma, mengatakan paduan suara anak mendapat nomor urut 20 dan tampil sekitar pukul 20.45 WIT.

"Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk latihannya selama setahun lebih sehingga diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik," kata Agus Filma.

Agus menuturkan selain paduan suara anak, di hari yang sama tim Biak untuk kategori solo anak yaitu Yansen Kakiay juga tampil dan memukau para juri dengan suara merdunya.

"Bahkan di akhir penampilan Yansen, juri mengajak penonton untuk memberikan tepuk tangan dan dukungan yang meriah," katanya lagi.

Sekedar diketahui, pada Pesparawi Nasional XI Tahun 2015 di Ambon, kontingen Papua memberangkatkan 264 peserta yang terdiri dari terdiri dari enam kabupaten yaitu Jayapura, Boven Digoel, Merauke, Timika, Biak, Wamena dan Kota Jayapura. (*)



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026