
Petugas kesehatan di Pulau Miosindi alihfungsikan pustu jadi penginapan

Petugas kesehatan pake pustu yang ada jadi tempat penginapan karena tidak ada rumah dinas untuk petugas kesehatan. Jadi, masyarakat susah untuk datang ke pustu untuk dapat pelayanan kesehatan.
Serui (Antara Papua) - Petugas kesehatan di Pulau Miosindi, Distrik Pom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, mengalihfungsikan pusat pelayanan kesehatan terpadu (pustu) setempat menjadi tempat penginapan.
"Petugas kesehatan pakai pustu yang ada jadi tempat penginapan karena tidak ada rumah dinas untuk petugas kesehatan. Jadi, masyarakat susah untuk datang ke pustu untuk dapat pelayanan kesehatan," kata Hosea Miokbun, salah satu warga Pulau Miosindi di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis.
Ia mengatakan petugas kesehatan membawa keluarganya untuk menginap di pustu sehingga warga sulit mendatangi pustu tersebut.
"Akhirnya petugas kesehatan tidak betah bertugas di tempat, sehingga warga sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan," katanya.
Selain itu, bantuan transportasi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berupa motor laut dan perahu jonson untuk memuat obat ke Miosindi, digunakan oleh petugas kesehatan setempat sebagai transportasi pribadi.
"Petugas kesehatan pakai alat transportasi itu untuk kebutuhan pribadinya, jadi tidak ada obat di pustu," ujarnya.
Ia menambahkan, sejak 1 Desember hingga 31 Desember banyak warga Miosindi yang sakit tetapi tidak ada obat di pustu. Akibatnya mereka tidak mendapatkan obat.
Sampai sekarang ini masyarakat masih sakit tapi tidak dapat obat. "aya sendiri sakit tapi datang bawa obat dari perawat yang tugas di Kampung Windesi, Distrik Windesi," ujarnya. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
