
Polda Papua sebut penyelundup ganja gunakan modus baru untuk kecoh petugas

Jayapura (ANTARA) - Diresnarkoba Polda Papua Kombes Alfian mengatakan penyelundupan ganja antarkota saat ini dengan modus baru menggunakan alumunium foil untuk membungkus paket ganja yang hendak dikirim ke tujuan.
Modus itu disinyalir mulai marak digunakan para pelaku penyelundupan karena sudah ada beberapa kasus yang ddiungkap pelaku beserta paket ganja yang dibungkus alumunium foil.
"Mungkin di beberapa kota di Indonesia ini modus lama bagi para penyelundup narkoba, namun untuk wilayah Papua merupakan modus baru pada paket berisi ganja dibungkus kembali dengan alumunium foil," kata Diresnarkoba Polda Papua Kombes Alfian kepada ANTARA di Jayapura, Kamis.
Oleh karena itu, kata dia, pengawasan harus lebih diperketat dan para petugas benar-benar mengawasi paket-paket yang hendak dikirim.
Menurut dia, paket ganja tersebut dikirim melalui jasa pengiriman barang dan ada juga langsung diantar kurir dengan menggunakan kapal putih atau kapal milik PT.Pelni dengan tujuan berbagai kota di Tanah Papua seperti Timika, Manokwari dan Sorong.
Melalui pengawasan yang ketat, kata Kombes Alfian, diharapkan dapat membongkar dan memutus mata rantai penyelundupan narkotika.
Selain itu masyarakat juga diharapkan berperan aktif dengan melaporkan kepada kepolisian bila ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar lingkungannya.
"Masyarakat sangat diharapkan kepeduliannya dalam memutus mata rantai penyebaran narkoba jenis ganja di Jayapura yang sebagian besar dipasok dari Papua Nugini (PNG)," kata Kombes Alfian.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua sejak bulan Januari hingga Februari telah menangkap 20 orang pengedar dan mengamankan 9,8 kilogram ganja.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
