Kamis, 19 Oktober 2017

Kodam Cenderawasih turunkan tim investigasi kasus penembakan di Pomako

id Kodam Cenderawasih turunkan tim investigasi kasus penembakan di Pomako, Papua, Mimika
Kodam Cenderawasih turunkan tim investigasi kasus penembakan di Pomako
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf M Aidi (Foto: Antara Papua/Alfian Rumagit)
Tim yang diketuai Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Asep saat ini sudah berada di Timika dan langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data terkait kasus tersebut
Jayapura (Antara Papua) - Kodam XVII Cenderawasih saat ini menurunkan tim investigasi terkait kasus penembakan terhadap warga yang terjadi di Pomako, Timika, Papua, Rabu (9/8).

"Tim yang diketuai Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Asep saat ini sudah berada di Timika dan langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data terkait kasus tersebut," kata Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf M Aidi kepada Antara, di Jayapura, Kamis.

Dia mengatakan dari laporan yang diterima terungkap kasus penembakan itu berawal saat anggota melakukan tugas mengumpulkan data dengan mendatangi tempat kejadian perkara pertikaian antarkelompok nelayan di Pomako.

Namun tak berapa lama kemudian, Serka Y dikeroyok dan dianiaya oleh massa sehingga mengalami luka bacok di tubuhnya, kata Letkol Inf Aidi seraya menambahkan, sebelum mengeluarkan senpinya Serka Y sempat dikejar hingga mengamankan diri ke dalam kantor KPPP, namun massa terus mencarinya.

"Anggota yang mengalami luka di bagian kepala terpaksa menggeluarkan tembakan untuk menyelamatkan diri dari kepungan massa," kata Letkol Inf Aidi.

Menurutnya, dari laporan yang diterima tembakan yang dikeluarkan dari senpi Serka Y mengenai Theo Catekam di bagian perut dan menewaskannya.

Selain Serka Y yang mengalami luka bacok di bagian kepala dalam insiden itu juga menyebabkan Kopda A mengalami luka yang serius dan kini keduanya dirawat di RSUD Timika.

Selain menurunkan tim investigasi, kasus tersebut juga ditangani POM Kodam XVII Cenderawasih, kata Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Aidi. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga