Logo Header Antaranews Papua

Persediaan beras di Papua dan Papu Barat tercatat 40.690 ton

Senin, 6 Mei 2019 18:43 WIB
Image Print
Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat Khozin. (ANTARA News Papua/Evarukdijati)
Memang ada juga pasokan dari beberapa wilayah di Papua dan Papua Barat seperti Merauke, Nabire dan Manokwari namun jumlahnya masih terbatas

Jayapura (ANTARA) - Persediaan beras di Papua dan Papua Barat (PB) menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, tercatat 40.690 ton dan mampu bertahan 3,4 bulan.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan PB, Khozin di Jayapura, Senin, mengatakan ribuan ton beras itu kini berada di gudang-gudang milik bulog yang tersebar di dua propinsi yakni di Papua di Jayapura,Wamena, Timika, Biak, Serui, Nabire, Merauke.

Sedangkan di Provinsi Papua Barat gudang bulog terdapat di Manokwari, Sorong, Fak-fak dan Teminabuan. Puluhan ribu ton beras itu sebagian besar dipasok dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

“Memang ada juga pasokan dari beberapa wilayah di Papua dan Papua Barat seperti Merauke, Nabire dan Manokwari namun jumlahnya masih terbatas,” tambah dia.

Ia mengakui, secara keseluruhan persediaan beras di wilayah Divreg Papua dan PB aman dan terkendali sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

Beras-beras tersebut nantinya untuk memenuhi kebutuhan ASN, TNI/Polri dan bansos rastra atau raskin dan persediaan atau cadangan bencana dan operasi pasar.

Masyarakat dapat dengan mudah membeli beras karena saat ini sudah banyak gerai rumah pangan bulog yang tersebar diberbagai kota.

Tercatat 1.300 gerai rumah pangan bulog yang menjual beras dibawah harga pasaran, selain itu Bulog Papua juga menyediakan minyak goreng dan tepung terigu, gula pasir, katanya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026