Logo Header Antaranews Papua

BPJS Kesehatan pastikan pelayanan JKN di Papua berjalan sesuai SOP

Minggu, 1 Juni 2025 17:02 WIB
Image Print
Ilustrasi -Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Ibnu Naser Arrohimi (kanan) saat mengunjungi Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC), Jawa Tengah, Kamis (16/1/2025), untuk memastikan pelayanan bagi peserta JKN di rumah sakit tersebut terlayani dengan baik. ANTARA/HO-BPJS Kesehatan
Rumah sakit perhatikan fasilitas lainnya supaya pasir nyaman

Jayapura (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memastikan pelayanan pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan dengan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) mulai dari layanan Puskesmas hingga tingkat rumah sakit.

Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Ibnu Naser Arrohimi di Jayapura, Minggu, mengatakan dengan memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar maka akan menghasilkan peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, peningkatan kepuasan pasien, pengelolaan risiko yang lebih baik, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan keberlanjutan layanan.

"Pada Kamis (22/5) kami meninjau pelayanan kesehatan di mana hal ini selaras dengan inisiatif strategis BPJS Kesehatan 2025, yaitu digitalisasi pelayanan berbasis kebutuhan peserta di setiap titik layanan serta peningkatan kepatuhan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan sesuai standar," katanya.

Menurut Ibnu, pemantauan ini penting dilakukan guna menjamin mutu layanan dan implementasi janji layanan JKN.

"Seperti di Puskesmas Sentani di mana salah satu FKTP utama ada di Kabupaten Jayapura dan RSUD Jayapura sehingga pelayanan harus maksimal," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan terus memastikan rujukan utama di wilayah Papua dengan berbagai tenaga spesialis, sehingga pihaknya berharap rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan optimal bagi peserta.

"Dengan begitu dapat menurunkan angka kematian dan meningkatkan rasa kepercayaan kepada masyarakat," katanya.

Dia menambahkan pihaknya juga menekankan pentingnya transparansi informasi tempat tidur agar peserta JKN yang membutuhkan rawat inap dapat dengan mudah mengetahui ketersediaan.

"Saya juga mengingatkan agar pihak rumah sakit memperhatikan fasilitas lain yang memerlukan perbaikan. Serta terdapat beberapa sarana dan prasarana yang perlu dipantau agar pasien merasa lebih nyaman saat menjalani perawatan,” ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026