
Dispersip Jayawijaya perkuat program inklusi sosial untuk 30 SD dan SMP

Wamena (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat program inklusi sosial bagi 30 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di daerah itu.
Kepala Dispersip Kabupaten Jayawijaya Primus Oagay di Wamena, Jumat, mengatakan pihaknya akan menggelar perlombaan inklusi sosial tingkat SD dan SMP.
“Kami akan menggelar perlombaan inklusi sosial khusus untuk 20 SD yang dipusatkan di dua lokasi yakni Distrik Muliama untuk sebelah barat Sungai Baliem dan SD Inpres Aikima untuk sebelah timur Sungai Baliem,” katanya.
Dia mengatakan kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di daerah setempat.
“Kemungkinan akan kami gelar Minggu kedua bulan Agustus di dua lokasi untuk SD. Sementara untuk SMP akan kami pusatkan di kantor kami ruang perpustakaan,” ujarnya.
Dia menjelaskan lomba inklusi sosial suatu inisiatif untuk mendorong partisipasi aktif dan kesetaraan bagi pelajar SD dan SMP, seperti puisi dan cerita rakyat atau dongeng.
“Lomba ini berfokus pada peningkatan kesadaran dan praktik baik dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif, serta memberikan kesempatan bagi siswa SD dan SMP untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan,” katanya.
Dia berharap, kegiatan ini memberikan wawasan luas bagi siswa SD dan SMP dalam memahami tentang semua individu dan kelompok dalam masyarakat memiliki kesempatan yang sama.
“Kami ingin memberikan pandangan bahwa semua orang punya kedudukan yang sama untuk berpartisipasi penuh dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi, tanpa diskriminasi atau pengecualian,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
