Logo Header Antaranews Papua

BEI sebut hadirnya sekuritas di Timika menambah akses pasar modal Papua

Senin, 2 Maret 2026 08:06 WIB
Image Print
Kepala Kantor Perwakilan BEI Wilayah Papua, Kresna Aditya Payokwa (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Papua menyebutkan kehadiran perusahaan sekuritas di Timika, Papua Tengah, untuk meningkatkan inklusi keuangan, literasi pasar modal dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses investasi yang aman.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Wilayah Papua Kresna Aditya Payokwa di Jayapura, Minggu, mengatakan hingga kini perusahaan sekuritas di Tanah Papua baru lima namun hal ini menunjukkan kondisi positif dalam meningkatkan literasi keuangan dan inklusi pasar modal di wilayah timur Indonesia.

"Pada Jumat (27/2) MNC sekuritas baru peresmian kantor cabang sekuritas di Timika sehingga kini jumlah perusahaan sekuritas di Tanah Papua ada lima," katanya.

Menurut Kresna, itu menjadi langkah positif dalam memperluas jangkauan layanan investasi resmi kepada masyarakat.

"Penambahan perusahaan sekuritas bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan akses investasi yang legal, aman, serta berada di bawah pengawasan otoritas," ujar dia.

Ia menjelaskan hingga Januari 2026 jumlah investor pasar modal di Papua telah mencapai 136.735 single investor identification (SID) atau tumbuh 39,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kami sangat optimis dengan bertambahnya perusahaan sekuritas di Papua maka menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen investasi resmi terus meningkat, karena itu, dukungan infrastruktur dan layanan di daerah menjadi penting,” katanya lagi.

Lebih lanjut ia mengatakan bertambahnya sekuritas di Papua juga membuka peluang penguatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda, pelaku usaha, serta aparatur pemerintah daerah.

"Kami juga sangat mendorong kolaborasi melalui program Sekolah Pasar Modal, seminar di kampus dan komunitas, hingga sosialisasi kepada instansi pemerintah dan pelaku usaha di Papua Tengah guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap investasi yang bertanggung jawab," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026