Logo Header Antaranews Papua

Kemenag Papua memperkuat SDM zakat-wakaf mewujudkan umat mandiri

Jumat, 17 Oktober 2025 23:15 WIB
Image Print
Foto bersama disela-sela kegiatan penguatan SDM zakat dan wakaf 2025 di Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/10). (ANTARA/HO-Kemenag Papua)

Jayapura (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola zakat dan wakaf agar lebih profesional, transparan, dan berdaya saing, sebagai upaya mewujudkan umat yang mandiri secara ekonomi.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Papua, Klemens Taran di Jayapura, Jumat, mengatakan potensi zakat dan wakaf di Papua cukup besar, namun masih perlu dikelola secara optimal melalui sistem yang modern dan berbasis data.

“Zakat dan wakaf bukan hanya ibadah sosial, tetapi juga instrumen ekonomi yang dapat mendorong kemandirian umat jika dikelola secara profesional dan akuntabel,” katanya usai membuka kegiatan penguatan SDM zakat dan wakaf di Jayapura.

Menurut Klemens, kegiatan penguatan SDM zakat dan wakaf yang digelar dengan tema “Sinergi Zakat dan Wakaf Menuju Papua Mandiri dan Berdaya” menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan para nazhir wakaf.

"Sinergi tersebut diperlukan agar pengelolaan dana umat tidak hanya fokus pada penyaluran, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program produktif," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya yakin dengan tata kelola yang transparan dan digital, maka keyakinan masyarakat akan semakin percaya sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat dan berwakaf.

"Kami Kemenag Papua berkomitmen melanjutkan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan guna memperkuat peran zakat dan wakaf sebagai penggerak kemandirian ekonomi umat di Bumi Cenderawasih," katanya lagi.

Dia menambahkan untuk itu kepada 50 peserta dari unsur BWI, Baznas, Kantor Urusan Agama, penyuluh agama, serta nadzir lembaga dan perorangan dari wilayah Jayapura, Keerom, dan sekitarnya dapat mengikuti penguatan ini dengan baik.

"Karena para peserta ini yang akan berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga pengetahuan tentang zakat dan wakaf sangat peting," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026