
BPBD Papua ajak warga Biak Numfor tingkatkan kesiapsiagaan antisipasi bencana

Biak (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengajak masyarakat Kabupaten Biak Numfor untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem melanda berbagai daerah setempat.
"Kami dari BPBD Papua sedang melakukan pengukuran indeks ketahanan daerah (IKD) di Biak untuk kesiapsiagaan mengurangi risiko bencana alam," ujar Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Penanganan Pengungsi BPBD Papua Freddy Hamadi di Biak, Rabu.
Ia mengatakan kondisi geografis Biak, Supiori, Waropen, dan Yapen berupa kepulauan yang rawan bencana alam.
Melalui penyusunan IKD, dia mengharapkan, ada suatu kesepakatan tentang kebijakan daerah dalam penanganan dan pencegahan bencana.
"Saya minta perwakilan BPBD Biak, Supiori, Waropen dan Yapen, serta Kabupaten Jayawijaya dapat memberikan masukan terhadap penyusunan IKD terhadap bencana," katanya.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor ZL Mailoa mewakili Gubernur Papua Mathius D Fakhiri mengingatkan bahwa setiap daerah mempunyai karakteristik kerawanan bencana sehingga diperlukan kesiapsiagaan semua pemangku kepentingan di daerah untuk menghadapi situasi tersebut.
"Apalagi Biak ini masuk wilayah rawan bencana sehingga dibutuhkan edukasi dan sosialisasi tentang mitigasi bencana alam untuk mengurangi risiko," kata dia.
Ia berharap, IKD yang sedang dikaji BPBD Papua dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pemerintah daerah.
"Hasil dari IKD menjadi dasar kuat untuk perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan lokasi resiko bencana," katanya.
Mailoa juga menyebut bencana di beberapa daerah di Pulau Sumatra menjadi peringatan semua pemangku kepentingan di Biak Numfor tentang pentingnya IKD.
"BPBD Papua bersama kabupaten/kota terus memberikan edukasi dan mitigasi kesiapsiagaan bencana supaya mengurangi risiko dampak yang ditimbulkan," katanya.
Pewarta : Muhsidin
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
