Jayapura (ANTARA) - Wakil Kepala Polri, Komjen Polisi Dedi Prasetyo, mengatakan, penyaluran beras SPHP ke wilayah yang rawan keamanan, misalnya terdapat gangguan KKB maka penyaluran akan dilakukan melalui udara dengan menggunakan pesawat.
Semuanya sudah diperhitungkan dan mempertimbangkan oleh TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat sehingga penyaluran beras tersebut sampai ke masyarakat.
"Untuk wilayah rawan keamanan, akan direncanakan semaksimal mungkin termasuk menggunakan angkutan udara sehingga beras SPHP dapat menjangkau seluruh masyarakat di Tanah Papua," kata dia seusai mendampingi Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dan Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramadhani, yang dipusatkan di Mapolda Papua di Jayapura, Selasa.
Dikatakan, sebanyak 852 ton beras SPHP disalurkan di enam provinsi di Tanah Papua mencakup 42 kabupaten dan kota.
Penyaluran beras tersebut untuk menjamin ketersediaan beras dengan harga terjangkau terutama saat masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru.
Selain beras Kementerian Perdagangan juga telah mengirimkan minyak goreng ke Papua sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok.
"Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden yang menugaskan Menteri Pertanian selaku Kepala Badan Pangan Nasional untuk memastikan seluruh kebutuhan pangan pokok tersedia dalam jumlah cukup di seluruh wilayah, termasuk di Tanah Papua," kata dia.
Bulog juga berkomitmen untuk terus mengisi gudang-gudang penyimpanan dan di tahun 2026, akan membangun 100 gudang baru di Indonesia, termasuk di Papua.
“Kapolri juga menyiapkan pembangunan 10 gudang pada tahun 2026 untuk mendukung penyimpanan pangan, salah satunya di Papua, sehingga dengan tersedianya beras dan ditunjang fasilitas penyimpanan yang memadai, diharapkan masyarakat Papua dapat terus dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pemerintah termasuk Pemprov Papua akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas lokal seperti kopi, kakao, dan kelapa.
“Pendekatan kesejahteraan dan kedaulatan pangan adalah keharusan bagi Indonesia, dan TNI–Polri akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan termasuk di wilayah Papua, " kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wakapolri: Kirim beras SPHP di wilayah rawan keamanan gunakan pesawat

