Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua saat ini fokus untuk mengembalikan fungsi area resapan air di kawasan CV Tomas sebagai upaya mengurangi risiko banjir saat musim penghujan.
"Saat ini, prioritas kami adalah menertibkan area resapan air yang berada di kawasan CV Tomas, Distrik Jayapura Selatan karena lokasi tersebut sering terjadi banjir saat hujan dengan intensitas tinggi," kata Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Jumat.
Menurut Rollo, lokasi yang kini telah didirikan berbagai bangunan itu sebenarnya merupakan area resapan air yang fungsinya sangat penting untuk menahan debit air di sekitar kawasan tersebut.
"Namun lahan tersebut telah dibeli dan ditimbun kemudian dibangun rumah sehingga fungsi hilang dan mengakibatkan aliran air meluap ke permukiman," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya telah memanggil pihak terkait untuk membahas dan menyepakati lokasi tersebut harus digali kembali dan juga bangunan yang ada akan dirobohkan.
"Sudah ada kesepakatan untuk membongkar bangunan dan kami memastikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan bangunan berdiri di atas area tersebut," katanya.
Dia menambahkan, rumah warga yang kini berdiri di lokasi resapan itu akan digusur demi kepentingan umum dan keselamatan warga kemudian pemerintah akan membantu atau mengganti rugi.
Pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan karena itu akan mengakibatkan bencana banjir.
"Masyarakat harus sadar dan jangan ada penebangan pohon lagi. Pohon itu solusi untuk menahan air," ujarnya.

