Logo Header Antaranews Papua

Polda Papua mensiagakan 2.583 personel amankan malam pergantian tahun 2025

Rabu, 31 Desember 2025 18:52 WIB
Image Print
Suasana Kota Jayapura, Papua pada malam hari, Rabu (31/12). ANTARA/Qadri Pratiwi.
Kami berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan

Jayapura (ANTARA) - Polda Papua memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan malam pergantian tahun 2025 di seluruh wilayah hukumnya dengan mengerahkan sebanyak 2.583 personel gabungan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito di Jayapura, Rabu, mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Lilin Cartenz 2025 yang dilaksanakan secara terpadu bersama TNI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.

“Dalam rangka pergantian tahun kami Polda Papua telah melaksanakan kegiatan pengamanan yang melibatkan 2.583 personel," katanya.

Menurut Cahyo, oleh sebab itu pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"Selain kesiapan personel, Polda Papua juga meneruskan instruksi Mabes Polri kepada masyarakat agar tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati terhadap sejumlah wilayah di Indonesia yang tengah dilanda musibah," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian yang berlebihan.

"Mari rayakan pergantian tahun dengan sederhana namun tetap bermakna,” katanya lagi.

Dia menambahkan secara umum kondisi keamanan di tiga provinsi yang berada di bawah wilayah hukum Polda Papua hingga saat ini terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap potensi bencana alam di penghujung tahun.

"Kami juga terus memantau informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait ancaman bencana hidrometeorologi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan informasi dari BMKG di mana pada 28 hingga 31 Desember akan terjadi tinggi gelombang di perairan Papua diperkirakan dapat mencapai empat meter.

"Untuk itu hal ini perlu diwaspadai, mengingat sebelumnya telah terjadi kecelakaan laut di Kepulauan Yapen. Kami berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, baik dalam menjaga keamanan lingkungan maupun dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem selama perayaan pergantian tahun," katanya.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026