Sekda Kota Jayapura sesali kriminalitas akibat minuman keras
Sabtu, 27 Juni 2015 19:18 WIB
Ilustrasi minuman keras (Foto: Antara News)
Jayapura (Antara Papua) - Sekretaris Daerah Kota Jayapura R.D Siahaya, menyesali tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh warga di beberapa tempat akibat dipengaruhi minuman keras.
"Salah satu tempat yang masih saja terjadi tindakan kriminal akibat dipengaruhi minuman beralkohol adalah wilayah dok sembilan, Distrik Jayapura Selatan," kata Siahaya, di Jayapura, Sabtu.
"Saya cukup prihatin karena saya juga tinggal di daerah itu, dan hampir setiap hari ada saja orang yang mengkonsumsi minuman keras, bahkan ada orang mabuk yang memukul anak saya," sambungnya..
Sekda mengaku, dirinya sangat menyayangkan sikap demikian, dan menurut dia seharusnya tindakan itu tidak terjadi di Papua umumnya, dan secara khusus di Jayapura.
Ia berharap, peran serta orang tua termasuk pihak gereja untuk bersama pemerintah melihat persoalan minuman keras yang terjadi di tanah Papua terutama di Jayapura.
Para orang tua juga diharapkan agar menasehati anak-anaknya dan menanamkan nilai iman, dengan demikian anaknya tidak mengkonsumsi minuman keras yang rentan berdampak pada orang lain.
Hal serupa juga selalu disampaikan Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano dalam setiap kegiatan yang digelar.
Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, Wali Kota Benhur menyatakan pihaknya tengah melakukan beberapa tindakan seperti patroli orang mabuk, rasia penjual minuman keras illegal serta mengurangi jumlah distributor minuman beralkohol di Kota Jayapura. (*)
"Salah satu tempat yang masih saja terjadi tindakan kriminal akibat dipengaruhi minuman beralkohol adalah wilayah dok sembilan, Distrik Jayapura Selatan," kata Siahaya, di Jayapura, Sabtu.
"Saya cukup prihatin karena saya juga tinggal di daerah itu, dan hampir setiap hari ada saja orang yang mengkonsumsi minuman keras, bahkan ada orang mabuk yang memukul anak saya," sambungnya..
Sekda mengaku, dirinya sangat menyayangkan sikap demikian, dan menurut dia seharusnya tindakan itu tidak terjadi di Papua umumnya, dan secara khusus di Jayapura.
Ia berharap, peran serta orang tua termasuk pihak gereja untuk bersama pemerintah melihat persoalan minuman keras yang terjadi di tanah Papua terutama di Jayapura.
Para orang tua juga diharapkan agar menasehati anak-anaknya dan menanamkan nilai iman, dengan demikian anaknya tidak mengkonsumsi minuman keras yang rentan berdampak pada orang lain.
Hal serupa juga selalu disampaikan Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano dalam setiap kegiatan yang digelar.
Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, Wali Kota Benhur menyatakan pihaknya tengah melakukan beberapa tindakan seperti patroli orang mabuk, rasia penjual minuman keras illegal serta mengurangi jumlah distributor minuman beralkohol di Kota Jayapura. (*)
Pewarta : Pewarta: Musa Abubar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Jayapura minta warga proaktif laporkan status Penerima Bantuan Iuran JKN
27 April 2026 18:55 WIB
Terpopuler - Otonomi Khusus
Lihat Juga
Dishub Papua Pegunungan bangun Lapangan Terbang Wari buka keterisolasian daerah
01 May 2026 20:39 WIB
Gubernur Papua terima hak guna pakai kawasan pesisir dari masyarakat adat Depapre
29 April 2026 21:40 WIB
Bappenas harap optimalisasi Otsus tingkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan
29 April 2026 21:37 WIB
Bappenas dorong implementasi Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul di Papua Pegunungan
29 April 2026 21:36 WIB