BCA peduli angkat kualitas pendidikan Papua
Rabu, 7 Oktober 2015 15:53 WIB
Ilustrasi BCA (Foto: Istimewa)
Timika (Antara Papua) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan perhatian terhadap upaya mengangkat kualitas pendidikan anak-anak Papua dengan melatih guru-guru di empat kota di Papua yaitu Manokwari, Sorong, Wamena dan Timika.
Kepala Kantor Wilayah IV BCA Frengky Chandra Kusuma kepada Antara di Timika, Rabu, mengatakan kegiatan pelatihan dengan tema `Menjadi Guru yang Menginspirasi` itu merupakan salah satu pilar bakti BCA yakni `Solusi Cerdas`.
Melalui kegiatan itu, BCA berupaya aktif mengembangkan program-program maupun bekerja sama dengan lembaga yang berkompeten untuk meningkatkan pendidikan masyarakat Indonesia.
"Tahun ini kita adakan pelatihan guru-guru di empat kota di Papua. Sebelumnya kita melakukan hal serupa di Manokwari, Sorong dan Wamena pada 10-11 September. Kita berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas anak-anak Papua. Makanya kita masuk melalui para guru. Kalau kualitas guru meningkat maka secara otomatis kualitas anak didik mereka juga akan meningkat," jelas Frengky.
Khusus di Timika, pelatihan ini diikuti oleh 35 tenaga pengajar dari tingkat SD-SLTA yang ada di Kota Timika. Pelatihan berlangsung di Ruang Cenderawasih Hotel & Resto 66 Timika.
"Dalam program ini, BCA memberikan edukasi kepada tenaga pengajar mulai dari tingkat SD-SLTA mengenai bagaimana menciptakan suasana belajar-mengajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan demikian pelajaran akan lebih mudah diserap dan dipahami oleh siswa," jelas Frengky yang didampingi Head of CSR BCA Sapto Rachmadi.
Selain itu, katanya, melalui pelatihan guru-guru diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan pendidik untuk meningkatkan kualitas dalam bekerja. Sebab guru menjadi role model dalam berpikir, berkata dan berperilaku positif.
"BCA berterima kasih dan bangga dapat mendukung dan membangun pendidkan di Papua. Kami berharap kontribusi dari BCA akan membawa perubahan positif di sekolah dan masyarakat, sehingga anak-anak akan memiliki semangat belajar yang tinggi," ujarnya.
Adapun fasilitator pelatihan seluruhnya berasal dari kalangan BCA sendiri.
"Kita punya training centre dengan instruktur-instruktur yang berpengalaman dalam bidang pendidikan dan pengembangan kualitas SDM. Merekalah yang memberikan pelatihan kepada guru-guru," kata Frengky.
Ia menambahkan, program edukasi yang dirintis sejak 2014 itu akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, terutama di kota-kota yang sudah memiliki kantor cabang BCA.
"Kita terus berkontribusi untuk pembangunan dan peningkatan SDM anak bangsa, tidak hanya di bidang bisnis keuangan tetapi juga di bidang sosial kemasyarakatan. Sejauh ini guru-guru yang kita latih menyambut positif program ini karena metode yang kami berikan bersifat baru," kata Frengky yang wilayah tugasnya mencakup seluruh kawasan Indonesia Timur mulai dari Bali hingga Papua. (*)
Kepala Kantor Wilayah IV BCA Frengky Chandra Kusuma kepada Antara di Timika, Rabu, mengatakan kegiatan pelatihan dengan tema `Menjadi Guru yang Menginspirasi` itu merupakan salah satu pilar bakti BCA yakni `Solusi Cerdas`.
Melalui kegiatan itu, BCA berupaya aktif mengembangkan program-program maupun bekerja sama dengan lembaga yang berkompeten untuk meningkatkan pendidikan masyarakat Indonesia.
"Tahun ini kita adakan pelatihan guru-guru di empat kota di Papua. Sebelumnya kita melakukan hal serupa di Manokwari, Sorong dan Wamena pada 10-11 September. Kita berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas anak-anak Papua. Makanya kita masuk melalui para guru. Kalau kualitas guru meningkat maka secara otomatis kualitas anak didik mereka juga akan meningkat," jelas Frengky.
Khusus di Timika, pelatihan ini diikuti oleh 35 tenaga pengajar dari tingkat SD-SLTA yang ada di Kota Timika. Pelatihan berlangsung di Ruang Cenderawasih Hotel & Resto 66 Timika.
"Dalam program ini, BCA memberikan edukasi kepada tenaga pengajar mulai dari tingkat SD-SLTA mengenai bagaimana menciptakan suasana belajar-mengajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan demikian pelajaran akan lebih mudah diserap dan dipahami oleh siswa," jelas Frengky yang didampingi Head of CSR BCA Sapto Rachmadi.
Selain itu, katanya, melalui pelatihan guru-guru diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan pendidik untuk meningkatkan kualitas dalam bekerja. Sebab guru menjadi role model dalam berpikir, berkata dan berperilaku positif.
"BCA berterima kasih dan bangga dapat mendukung dan membangun pendidkan di Papua. Kami berharap kontribusi dari BCA akan membawa perubahan positif di sekolah dan masyarakat, sehingga anak-anak akan memiliki semangat belajar yang tinggi," ujarnya.
Adapun fasilitator pelatihan seluruhnya berasal dari kalangan BCA sendiri.
"Kita punya training centre dengan instruktur-instruktur yang berpengalaman dalam bidang pendidikan dan pengembangan kualitas SDM. Merekalah yang memberikan pelatihan kepada guru-guru," kata Frengky.
Ia menambahkan, program edukasi yang dirintis sejak 2014 itu akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, terutama di kota-kota yang sudah memiliki kantor cabang BCA.
"Kita terus berkontribusi untuk pembangunan dan peningkatan SDM anak bangsa, tidak hanya di bidang bisnis keuangan tetapi juga di bidang sosial kemasyarakatan. Sejauh ini guru-guru yang kita latih menyambut positif program ini karena metode yang kami berikan bersifat baru," kata Frengky yang wilayah tugasnya mencakup seluruh kawasan Indonesia Timur mulai dari Bali hingga Papua. (*)
Pewarta : Pewarta: Evarianus Supar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov canangkan gerakan Papua Bebas Sampah 2026 jaga kelestarian lingkungan
21 February 2026 11:44 WIB
Prajurit Satgas Yonif 756/WMS bantu peralatan sekolah dasar di Paniai
05 November 2024 13:38 WIB, 2024
Koalisi anak adat peduli lingkungan serukan perlindungan hutan di Papua
15 September 2024 17:21 WIB, 2024