Logo Header Antaranews Papua

KSOP catat 2.095 penumpang tiba di Pelabuhan Jayapura di puncak arus balik

Sabtu, 28 Maret 2026 14:40 WIB
Image Print
Suasana Pelabuhan Jayapura, Papua saat arus balik Lebaran 1447 H. (ANTARA/HO-KSOP Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura, Papua, mencatat 2.095 penumpang tiba di Pelabuhan Jayapura pada puncak arus balik Lebaran 2026 yang terjadi pada Kamis (26/3).

Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Jayapura Samuel Yabes di Jayapura, Jumat, mengatakan kedatangan 2.095 penumpang tersebut menggunakan KM Sinabung milik PT Pelni yang sandar di dermaga Kamis (26/3) sekitar pukul 13.30 WIT.

"Lonjakan jumlah penumpang ini seiring dengan berakhirnya masa libur Lebaran dan akan dimulainya kembali aktivitas perkantoran serta sekolah pada awal pekan depan," katanya.

Menurut Yabes, puncak arus balik memang diprediksi terjadi pada 26 Maret, seiring berakhirnya masa libur dan masyarakat mulai kembali ke Jayapura untuk beraktivitas.

"KM Sinabung melayani rute panjang yang menghubungkan sejumlah kota besar di Indonesia timur hingga barat, seperti Surabaya, Makassar, Baubau, Banggai, Bitung, Ternate, Bacan, Sorong, Manokwari, Biak, hingga Jayapura," ujarnya.

Dia menjelaskan selain arus kedatangan, aktivitas keberangkatan juga terpantau tinggi di mana KM Labobar yang sedang bersandar diperkirakan akan mengangkut sekitar 1.500 penumpang yang berangkat dari Jayapura ke sejumlah daerah tujuan.

"Kami bakal terus melakukan pengawasan ketat guna memastikan kelancaran serta keselamatan penumpang, baik saat proses debarkasi maupun embarkasi,"katanya lagi.

Dia menambahkan selain itu pengaturan arus penumpang dan koordinasi dengan operator kapal juga diperkuat untuk mengantisipasi kepadatan selama momentum arus balik Lebaran tahun ini.

"Posko Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan bakal berlangsung hinggan 30 Maret 2026 atau selama 18 hari dengan melibatkan lebih dari 120 personel guna memastikan kelancaran dan keselamatan transportasi laut selama periode arus balik Lebaran 1447 Hijriah," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026