Pabrik sagu di Timika beroperasi 2018
Rabu, 27 Desember 2017 12:23 WIB
Wakil Sekretaris Eksekutif Pendukung LPMAK, Kris Ukago (Foto: antaranews Papua/Jeremmy Rahadat)
Timika (Antaranews Papua) - Wakil Sekretaris Eksekutif Pendukung Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) Kris Ukago memastikan bahwa pabrik sagu di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Papua, dioperasikan pada 2018.
"Fokus kami 2018 yaitu pengoperasian pabrik sagu di Kampung Keakwa termasuk semua aset milik LPMAK yang lain juga harus segera beroperasi," kata Kris di Timika, Rabu.
Kris mengakui ada kendala terkait kepengurusan dokumen-dokumen dan juga izin operasi dari pemkab setempat namun hal tersebut telah diselesaikan pengurusannya oleh LPMAK termasuk pihak-pihak yang dipercayakan sebagai pengelolah aset-aset salah satunya pabrik sagu tersebut.
Ia berharap aset-aset yang akan dioperasikan tersebut menjadi unit-unit yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat tetapi juga bagi LMPAK secara berkelanjutan atau tidak untuk sesaat saja.
Selain pabrik sagu, Kris juga menyebutkan sejumlah aset lain milik LPMAK yang akan dioperasikan pada 2018 yaitu klinik di distrik Agimuga, kandang-kandang untuk peternakan babi dan gedung MPCC untuk pelatihan-pelatihan masyarakat.
Kepala Biro Humas LPMAK Thobias Maturbongs juga menambahkan bahwa pada prinsipnya para pengelolah aset LPMAK dituntut untuk melibatkan masyarkat lokal dalam pengembangan dan pengoperasian aset-aset tersebut yang juga sebagai roh LPMAK.
Sementara itu pemerintah Kabupaten Mimika, Pemprov Papua sampai pada tingkat kementerian secara khusus mendukung pengoperasian pabrik sagu di Timika karena apa yang LPMAK lakukan tersebut untuk kepentingan masyarakat umum. (*)
"Fokus kami 2018 yaitu pengoperasian pabrik sagu di Kampung Keakwa termasuk semua aset milik LPMAK yang lain juga harus segera beroperasi," kata Kris di Timika, Rabu.
Kris mengakui ada kendala terkait kepengurusan dokumen-dokumen dan juga izin operasi dari pemkab setempat namun hal tersebut telah diselesaikan pengurusannya oleh LPMAK termasuk pihak-pihak yang dipercayakan sebagai pengelolah aset-aset salah satunya pabrik sagu tersebut.
Ia berharap aset-aset yang akan dioperasikan tersebut menjadi unit-unit yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat tetapi juga bagi LMPAK secara berkelanjutan atau tidak untuk sesaat saja.
Selain pabrik sagu, Kris juga menyebutkan sejumlah aset lain milik LPMAK yang akan dioperasikan pada 2018 yaitu klinik di distrik Agimuga, kandang-kandang untuk peternakan babi dan gedung MPCC untuk pelatihan-pelatihan masyarakat.
Kepala Biro Humas LPMAK Thobias Maturbongs juga menambahkan bahwa pada prinsipnya para pengelolah aset LPMAK dituntut untuk melibatkan masyarkat lokal dalam pengembangan dan pengoperasian aset-aset tersebut yang juga sebagai roh LPMAK.
Sementara itu pemerintah Kabupaten Mimika, Pemprov Papua sampai pada tingkat kementerian secara khusus mendukung pengoperasian pabrik sagu di Timika karena apa yang LPMAK lakukan tersebut untuk kepentingan masyarakat umum. (*)
Pewarta : Jeremias Rahadat
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
BPMP Papua-pemprov dorong peningkatan layanan pendidikan dasar di Papua Pegunungan
13 March 2026 10:00 WIB
Pemprov Papua libatkan 12 vendor distributor bapok dalam Gerakan Pangan Murah di Sentani
12 March 2026 8:45 WIB
BPN Papua bersama Pemkab Pegunungan Bintang bahas sertifikasi aset pemerintah
11 March 2026 17:24 WIB
Pemprov Papua Selatan fokus tingkatkan pelayanan kesehatan secara terintegrasi
11 March 2026 7:52 WIB