RSUD Biak Numfor terapkan layanan "mobile telemedicine system"
Selasa, 13 November 2018 16:34 WIB
Pelaksana tugas Direktur RSUD Biak dr Ricardo Mayor M.Kes. (Antaranews Papua/Muhsidin)
Biak (Antaranews Papua) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Biak Numfor, Papua mulai 2018 menerapkan Mobile Telemedicine System (MTS) untuk mempermudah pelayanan kesehatan terhadap pasien di daerah terpencil.
"Dengan penerapan MTS diharapkan dapat membantu pasien dari wilayah terpencil yang sering menghadapi minimnya sarana komunikasi dan transportasi," ujar Pelaksana tugas Direktur RSUD Biak dr Ricardo Mayor di Biak, Selasa.
Ia mengatakan bahwa pengembangan sistem telemedika tersebut merupakan pertama kali dilakukan di Kabupaten Biak Numfor. atas kerja sama pihaknya dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ricardo Mayor mencontohkan pasien rumah sakit Kabupaten Supiori jika telah dilakukan pengobatan tetapi dengan membaca rekam medisnya,? tidak perlu lagi datang ke RSUD Biak.
Ia mengatakan bahwa penerapan MTS untuk peningkatan kesehatan masyarakat dan mengatasi masalah luasnya jangkauan wilayah, khususnya di kawasan Teluk Saereri yang meliputi Kabupaten Yape Kepulauan, Waropen, Supiori, dan Mamberamo Raya.
"MTS pelayanan dapat menjangkau seluruh masyarakat, baik di kota besar maupun pedesaaan seluruh Indonesia," ujar dia.
Ricardo Mayor mengakui dengan penggunaan MTS, maka pasien yang dalam perjalanan dengan menggunakan layanan ambulans dapat memperoleh respons layanan dengan lebih cepat.
Untuk, kata dia, data kesehatan pasien dapat dikirimkan ke rumah sakit terlebih dulu.
Ia menjelaskan dengan telah mengirim data terlebih dahulu ke rumah sakit, ketika pasien sampai rumah sakit, tim medis langsung melakukan tindakan medis tanpa harus memeriksa terlebih dahulu.
"Ya sistem MTS ini lebih efisien cepat dan mudah karena ditunjang dengan pelayanan secara `online`," kata dia.
"Dengan penerapan MTS diharapkan dapat membantu pasien dari wilayah terpencil yang sering menghadapi minimnya sarana komunikasi dan transportasi," ujar Pelaksana tugas Direktur RSUD Biak dr Ricardo Mayor di Biak, Selasa.
Ia mengatakan bahwa pengembangan sistem telemedika tersebut merupakan pertama kali dilakukan di Kabupaten Biak Numfor. atas kerja sama pihaknya dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ricardo Mayor mencontohkan pasien rumah sakit Kabupaten Supiori jika telah dilakukan pengobatan tetapi dengan membaca rekam medisnya,? tidak perlu lagi datang ke RSUD Biak.
Ia mengatakan bahwa penerapan MTS untuk peningkatan kesehatan masyarakat dan mengatasi masalah luasnya jangkauan wilayah, khususnya di kawasan Teluk Saereri yang meliputi Kabupaten Yape Kepulauan, Waropen, Supiori, dan Mamberamo Raya.
"MTS pelayanan dapat menjangkau seluruh masyarakat, baik di kota besar maupun pedesaaan seluruh Indonesia," ujar dia.
Ricardo Mayor mengakui dengan penggunaan MTS, maka pasien yang dalam perjalanan dengan menggunakan layanan ambulans dapat memperoleh respons layanan dengan lebih cepat.
Untuk, kata dia, data kesehatan pasien dapat dikirimkan ke rumah sakit terlebih dulu.
Ia menjelaskan dengan telah mengirim data terlebih dahulu ke rumah sakit, ketika pasien sampai rumah sakit, tim medis langsung melakukan tindakan medis tanpa harus memeriksa terlebih dahulu.
"Ya sistem MTS ini lebih efisien cepat dan mudah karena ditunjang dengan pelayanan secara `online`," kata dia.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolres Biak Numfor minta warga tak euforia berlebihan rayakan Tahun Baru 2026
29 December 2025 20:07 WIB
DPRK Biak Numfor harap program Asta Cita membangun rumah prioritas warga kampung
28 December 2025 12:30 WIB
Disdik Biak Numfor sebut program literasi tingkatkan minat membaca anak SD
28 December 2025 2:19 WIB
Pemkab Biak Numfor harap 257 kades terpilih sejahterakan warga asli Papua
21 December 2025 14:33 WIB
Pemkab Biak Numfor perbaharui data potensi objek pajak-retribusi daerah 2026
20 December 2025 22:57 WIB