TNI beri pelatihan upacara kepada pelajar SD di perbatasan RI-PNG
Senin, 8 April 2019 21:52 WIB
Pelajar SD YPPK Yuruf Kampung Amgorto, Distrik Yaafi, Kabupaten Keerom, Papua sedang berlatih baris-berbaris dan tata cara upacara penaikan bendera. (Dokumen Yonif 725/WRG)
Jayapura (ANTARA) - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) dari Yonif 725/WRG TNI AD memberikan pelatihan baris-berbaris dan tata cara pelaksanaan upacara bendera kepada pelajar SD YPPK Yuruf, Kampung Amgorto, Distrik Yaafi, Kabupaten Keerom, Papua.
Komandan pos (Danpos) Yuruf Lettu Inf Herman ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Senin mengatakan latihan tersebut guna mengisi kegiatan ekstrakurikuler di SD YPPK Yuruf.
"Selain memberikan wawasan kebangsaan dan mensosialisasikan cara hidup sehat seperti yang telah dilaksanakan sebelumnya, kami juga memberikan pelatihan baris-berbaris dan tata cara pelaksanaan upacara penaikan bendera merah putih kepada pelajar SD YPPK Yuruf," katanya.
Menurut dia, di samping mengajarkan tata cara pelaksanaan upacara rutin hari Senin, kegiatan itu juga sangat penting bagi para pelajar untuk berlatih disiplin.
"Kegiatan upacara ini bukan hanya sekedar keharusan setiap hari Senin, kegiatan ini juga mengandung nilai-nilai penting bagi para murid di antaranya yaitu latihan kepemimpinan dalam memimpin kelompoknya," katanya.
Herman juga mengatakan kegiatan tersebut juga untuk menumbuhkan kerja sama antarpelajar, seperti dalam bergantian menjadi petugas upacara.
Dansatgas Yonif 725/WRG Letkol Inf Hendry Ginting S mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya dalam membantu pihak sekolah menumbuhkan budi pekerti siswa.
"Dan karakter bangsa kepada para murid, terutama nilai-nilai Kebangsaan dan Kebhinekaan," kata Hendry.
Secara terpisah, Kepala SD YPPK Yuruf Vincen Uropkolin mengaku sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 725/WRG.
"Selain para pelajar sangat senang dan antusias mengikuti latihan yang diajarkan oleh Satgas Yonif 725/WRG, mereka juga mendapatkan ilmu tentang baris-berbaris dan tata cara upacara bendera," katanya.
Komandan pos (Danpos) Yuruf Lettu Inf Herman ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Senin mengatakan latihan tersebut guna mengisi kegiatan ekstrakurikuler di SD YPPK Yuruf.
"Selain memberikan wawasan kebangsaan dan mensosialisasikan cara hidup sehat seperti yang telah dilaksanakan sebelumnya, kami juga memberikan pelatihan baris-berbaris dan tata cara pelaksanaan upacara penaikan bendera merah putih kepada pelajar SD YPPK Yuruf," katanya.
Menurut dia, di samping mengajarkan tata cara pelaksanaan upacara rutin hari Senin, kegiatan itu juga sangat penting bagi para pelajar untuk berlatih disiplin.
"Kegiatan upacara ini bukan hanya sekedar keharusan setiap hari Senin, kegiatan ini juga mengandung nilai-nilai penting bagi para murid di antaranya yaitu latihan kepemimpinan dalam memimpin kelompoknya," katanya.
Herman juga mengatakan kegiatan tersebut juga untuk menumbuhkan kerja sama antarpelajar, seperti dalam bergantian menjadi petugas upacara.
Dansatgas Yonif 725/WRG Letkol Inf Hendry Ginting S mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya dalam membantu pihak sekolah menumbuhkan budi pekerti siswa.
"Dan karakter bangsa kepada para murid, terutama nilai-nilai Kebangsaan dan Kebhinekaan," kata Hendry.
Secara terpisah, Kepala SD YPPK Yuruf Vincen Uropkolin mengaku sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 725/WRG.
"Selain para pelajar sangat senang dan antusias mengikuti latihan yang diajarkan oleh Satgas Yonif 725/WRG, mereka juga mendapatkan ilmu tentang baris-berbaris dan tata cara upacara bendera," katanya.
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasa Raharja Papua beri layanan kesehatan gratis bagi pemudik di Pelabuhan Jayapura
17 March 2026 9:19 WIB
Satgas Yonif 511 beri bimbingan belajar bagi anak-anak Kampung Tima Lanny Jaya
01 March 2026 18:03 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Gubernur Papua sebut Dana Otsus Rp12,69 T dapat percepat bangun daerah tertinggal
14 April 2026 18:41 WIB