Presiden Jokowi bertemu Menteri Energi Arab bahas kerja sama Aramco-Pertamina
Senin, 15 April 2019 9:28 WIB
Presiden Joko Widodo membahas kerja sama dalam bidang energi antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi saat menerima kunjungan kehormatan Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi Khalid Al-Falih di Royal Guest House, Riyadh, pada Minggu, 14 April 2019. (Dok. Biro Pers Setneg)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Arab Saudi menerima kunjungan kehormatan Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi Khalid Al-Falih untuk menindaklanjuti kerja sama Aramco-Pertamina menggarap kilang Cilacap.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Royal Guest House, Riyadh, Minggu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas kerja sama di bidang energi antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut mengatakan, Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah reformasi yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, sehingga membuat perusahaan-perusahaan Saudi Arabia ingin bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia.
"Salah satu isu lain yang dibahas adalah kemungkinan kerja sama antara Aramco dan Pertamina untuk kilang Cilacap," ujar Retno seusai pertemuan tersebut, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, di Jakarta, Senin.
Dalam pertemuan tersebut Retno menuturkan ada satu isu yang masih tertunda, yaitu terkait dengan masalah valuasi aset yang terus dibahas.
Presiden Jokowi, lanjut Retno, menyampaikan agar isu tersebut segera diselesaikan.
"Sekembalinya Presiden ke Indonesia, Presiden akan melakukan pertemuan dengan beberapa menteri untuk menyelesaikan masalah ini," lanjut Retno.
Selain melakukan kerja sama di bidang kilang minyak, menurut Retno, pihak Saudi juga tertarik untuk bekerja sama dalam bidang industri petrokimia.
"Menurut rencana akan ada kunjungan dari Saudi ke Indonesia guna membahas rencana peningkatan kerja sama baik di bidang energi yang terkait minyak maupun industri Petrokimia," ucap Retno.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut , Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Royal Guest House, Riyadh, Minggu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas kerja sama di bidang energi antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut mengatakan, Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah reformasi yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, sehingga membuat perusahaan-perusahaan Saudi Arabia ingin bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia.
"Salah satu isu lain yang dibahas adalah kemungkinan kerja sama antara Aramco dan Pertamina untuk kilang Cilacap," ujar Retno seusai pertemuan tersebut, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, di Jakarta, Senin.
Dalam pertemuan tersebut Retno menuturkan ada satu isu yang masih tertunda, yaitu terkait dengan masalah valuasi aset yang terus dibahas.
Presiden Jokowi, lanjut Retno, menyampaikan agar isu tersebut segera diselesaikan.
"Sekembalinya Presiden ke Indonesia, Presiden akan melakukan pertemuan dengan beberapa menteri untuk menyelesaikan masalah ini," lanjut Retno.
Selain melakukan kerja sama di bidang kilang minyak, menurut Retno, pihak Saudi juga tertarik untuk bekerja sama dalam bidang industri petrokimia.
"Menurut rencana akan ada kunjungan dari Saudi ke Indonesia guna membahas rencana peningkatan kerja sama baik di bidang energi yang terkait minyak maupun industri Petrokimia," ucap Retno.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut , Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden RI Jokowi harap pencegahan stunting di Indonesia terus membaik
23 July 2024 17:51 WIB, 2024
Presiden Jokowi dijadwalkan tinjau PIN Polio putaran kedua di Kabupaten Jayapura
23 July 2024 5:56 WIB, 2024
Prajurit TNI-Polri gelar apel pasukan pengamanan kunjungan Presiden di Papua
21 July 2024 18:35 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog Papua perkuat edukasi ketahanan pangan bagi pelajar di Bumi Cenderawasih
23 April 2026 9:31 WIB