Kemenko Maritim dan Investasi minta maaf soal jumpa pers di bandara Soetta
Executive General Manager KCU Bandar Soekarno Hatta Agus Haryadi mengecek langsung barang bantuan berupa Alat Kesehatan (Alkes) dari China setibanya di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (27/3/2020). Bantuan Alkes berupa Alat Pelindung Diri (APD), Masker N 95, Sarung tangan dan alat test tenggorokan sebanyak 40 Ton tersebut rencananya akan segera didistribusikan ke sejumlah daerah yang terdampak penyebaran COVID-19, bantuan tersebut diberikan oleh para pengusaha dari Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia yang tujuannya untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.
Staf Khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Kelembagaan dan Media Jodi Mahardi dalam pesan instan di Jakarta, Jumat, mengaku telah menginformasikan bahwa rilis dan foto kegiatan jumpa pers akan dibagikan sehingga wartawan tidak perlu hadir.
"Kami sudah menyatakan permintaan maaf atas tidak terlaksananya physical distancing tadi pagi. Kami sebetulnya sudah menginfokan juga ke grup wartawan Kemenkomarves bahwa rilis dan foto akan di-share online dan tidak perlu hadir. Memang wartawan yang hadir ternyata di luar perkiraan," kata Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu.
Menurut Jodi, kejadian tersebut akan menjadi evaluasi bagi Kemenko Marves dan ia menjanjikan hal tersebut tidak akan terulang.
Jodi menambahkan, pihaknya akan membantu melakukan pengetesan COVID-19 bagi para wartawan yang hadir dan kemudian memiliki gejala terinfeksi virus tersebut.
"Bagi wartawan yang hadir tadi dan mempunyai gejala COVID-19 dalam 5-7 hari kami akan bantu pengetesan. Kami akan melakukan reach out ke para wartawan yang mendaftar tadi," katanya.
Sebelumnya, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengritik konferensi pers yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) di Gudang Angkasa Pura Kargo 530, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Jumat (27/3).
Juru bicara KKJ, Sasmito Madrim dalam keterangan persnya di Jakarta, menyatakan jumpa pers tentang penyerahan bantuan dari Tiongkok kepada pemerintah Indonesia itu tidak menghiraukan imbauan mengenai pentingnya menjaga jarak fisik yang aman.
Para narasumber masih saling berdekatan dan para jurnalis berkerumun meliput acara. Padahal menjaga jarak sangat penting untuk menekan penularan virus corona (COVID-19).
Pewarta : Ade irma Junida
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Papua tingkatkan pengendalian virus babi ASF melalui biosekuriti
09 January 2025 16:41 WIB, 2025
Dinkes minta warga Jayapura periksa ke puskesmas saat demam tinggi
07 September 2024 14:27 WIB, 2024
Dinkes Biak Numfor perkuat koordinasi kesehatan antisipasi cacar monyet
06 September 2024 19:34 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
BBPJN tangani longsor di ruas Jalan Trans Papua segmen Yetti-Senggi-Mamberamo
26 April 2026 17:48 WIB
Gubernur sebut program rehabilitasi RTLH tingkatkan kualitas hidup warga Papua
17 April 2026 8:48 WIB
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Gubernur Papua sebut Dana Otsus Rp12,69 T dapat percepat bangun daerah tertinggal
14 April 2026 18:41 WIB