Kebutuhan telur ayam di Biak dipasok 92 pelaku usaha OAP
Minggu, 16 Juli 2023 17:34 WIB
Bupati Biak Herry Ario Naap mengunjungi peternak ayam petelur orang asli Papua.ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) menyebut sebanyak 92 pelaku usaha peternakan Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Biak Numfor, Papua mendominasi menyuplai telur ayam lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
"Saat ini ada sekitar 210 ribu ekor ayam petelur yang diternak 92 pelaku usaha orang asli Papua," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak Numfor Rahmatullah di Biak, Minggu.
Rahmatullah menyebut, stok kebutuhan telur ayam sepenuhnya dihasilkan peternak lokal orang asli Papua.
"Biak sudah surplus dan tidak ada lagi telur ayam dari luar yang masuk ke daerah ini," katanya.
Diakuinya, sampai saat ini kebijakan Pemkab Biak Numfor tak lagi mendatangkan telur luar Biak maka harganya tetap terjaga stabil di pasaran.
"Kebijakan pemerintah kabupaten Biak Numfor sampai sekarang masih melarang mendatangkan telur ayam dari luar Papua," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak Numfor Yubelius Usior mengatakan, untuk Biak Numfor pasokan telur ayam sudah 100 persen dihasilkan dari peternakan lokal.
"Sehingga harga telur tetap normal di pasaran lokal pasar Biak," ujar Kadis Perindag Biak Yubelius Usior.
Harga telur ayam produksi peternak lokal di Biak sampai saat ini masih relatif normal Rp65 ribu hingga Rp70 ribu/rak.
"Peternak lokal Biak sudah dapat memenuhi permintaan kebutuhan telur ayam lokal," katanya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak hingga Minggu, ketersediaan telur ayam masih terjaga di tingkat peternak pelaku UMKM orang asli Papua.
"Saat ini ada sekitar 210 ribu ekor ayam petelur yang diternak 92 pelaku usaha orang asli Papua," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak Numfor Rahmatullah di Biak, Minggu.
Rahmatullah menyebut, stok kebutuhan telur ayam sepenuhnya dihasilkan peternak lokal orang asli Papua.
"Biak sudah surplus dan tidak ada lagi telur ayam dari luar yang masuk ke daerah ini," katanya.
Diakuinya, sampai saat ini kebijakan Pemkab Biak Numfor tak lagi mendatangkan telur luar Biak maka harganya tetap terjaga stabil di pasaran.
"Kebijakan pemerintah kabupaten Biak Numfor sampai sekarang masih melarang mendatangkan telur ayam dari luar Papua," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak Numfor Yubelius Usior mengatakan, untuk Biak Numfor pasokan telur ayam sudah 100 persen dihasilkan dari peternakan lokal.
"Sehingga harga telur tetap normal di pasaran lokal pasar Biak," ujar Kadis Perindag Biak Yubelius Usior.
Harga telur ayam produksi peternak lokal di Biak sampai saat ini masih relatif normal Rp65 ribu hingga Rp70 ribu/rak.
"Peternak lokal Biak sudah dapat memenuhi permintaan kebutuhan telur ayam lokal," katanya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak hingga Minggu, ketersediaan telur ayam masih terjaga di tingkat peternak pelaku UMKM orang asli Papua.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BBPOM Jayapura minta pelaku usaha lokal cantumkan label kedaluwarsa secara jelas
26 March 2026 5:30 WIB
Bupati Lanny Jaya minta bahan pangan lokal dimanfaatkan pada pelaksanaan program MBG
04 March 2026 11:43 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Pemprov Papua targetkan pendapatan dari pajak kendaraan sebesar Rp81 miliar pada 2026
08 April 2026 20:32 WIB
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
BPS Papua sebut 20 komoditas di Bumi Cenderawasih penyumbang inflasi pada Maret 2026
02 April 2026 12:30 WIB